Kemendes PDT Selenggarakan Festival Duta Desa Gen Z

4 hours ago 6

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA — Kementerian Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal (Kemendes DPT) akan menyelenggarakan kegiatan ‘Festival Duta Desa Gen Z’. Program yang digagas dengan melibatkan publik figur Mandala Shoji ini ditujukan agar Generasi Z dapat terlibat langsung dalam mengembangkan potensi ekonomi dan pembangunan desa di berbagai daerah.

Hal ini disampaikan Mendes PDT, Yandri Susanto, saat aat silaturahim dan buka bersama dengan jurnalis, Senin (16/3/2026). Dalam kegiatan ini hadir juga  Kepala BPI Mulyadin Malik, Kepala BPSDM Agustomi Masik, Dirjen PDP Nugroho Setijo Nagoro, Staf Khusus M Khoirul Huda, Yahdil Harahap dan Fahad At-Tamimi.

"Gen Z ini (akan) terlibat langsung untuk memaksimalkan potensi desa, seperti desa wisata, desa ekspor, dan lain sebagainya,” kata Mendes PDT, Yandri Susanto.

Menteri kelahiran Bengkulu Selatan ini, mengatakan, audisi ini dapat diikuti seluruh masyarakat dengan syarat dan ketentuan tertentu. Dari program ini diharap menjadi wadah bagi generasi muda untuk menyalurkan ide, gagasan, dan inovasi dalam memajukan desa.

Ditegaskannya, program ini bukanlah gimic tapi memang diarahkan untuk menggali potensi desa sekaligus mendorong Gen Z untuk mengembangkan kreativitas atas potensi desa. Kemendes akan memberikan pendampingan tidak hanya kepada pemenang, tetapi juga kepada peserta yang belum terpilih untuk membantu merealisasikan program atau gagasannya.

“Sehingga setiap ide baik tetap memiliki kesempatan untuk diwujudkan dan memberikan dampak nyata bagi pembangunan desa,” ungkap Mendes Yandri.

Sementara Mandala Shoji mengatakan, Festival Duta Desa Gen Z merupakan ajang pemilihan Gen Z yang memiliki kreativitas untuk desanya. “Pada 2026 ini Festival Duta Desa  Genz akan kita selenggarakan setelah lebaran. Kita juga akan menggandeng selebritas dan influencer, serta masyarakat desa yang sudah berkontribusi untuk desanya, kita ajak bersinergi untuk menjadi contoh,” kata Mandala.

Diungkapkannya juga, banyak kalangan Gen Z yang berpandangan harus pergi ke kota untuk mencari pekerjaan. “Ternyata gak perlu (ke kota). Paling di kota gaji cuma UMR. Kalau desa ini kita bina dengan baik gak perlu ke kota, kita kembali ke desa dan kita bisa tajir mlintir. Maka tagline kegiatan Duta Desa Gen Z adalah Kembali ke Desa untuk Tajir Mlintir,” paparnya.

Read Entire Article
Politics | | | |