Leapmotor Debut di GIIAS, B10 Dibanderol Mulai Rp 499 Juta, Targetkan Produksi Lokal di Indonesia

8 hours ago 7

REPUBLIKA.CO.ID, TANGERANG -- Stellantis resmi menghadirkan merek kendaraan listrik Leapmotor ke pasar Indonesia pada ajang GAIKINDO Indonesia International Auto Show (GIIAS) 2026. Bersama PT Indomobil National Distributor sebagai mitra distribusi, perusahaan juga mengumumkan rencana produksi lokal kendaraan Leapmotor di Indonesia.

Kehadiran Leapmotor melengkapi portofolio Stellantis di Indonesia yang sebelumnya telah diisi Citroen dan Jeep. Produksi lokal kendaraan tersebut akan dilakukan di fasilitas PT National Assemblers.

Managing Director Stellantis ASEAN Isaac Yeo mengatakan Indonesia menjadi salah satu pasar utama bagi pengembangan bisnis Stellantis di Asia Tenggara. Menurut dia, produksi lokal menjadi bagian dari strategi jangka panjang perusahaan di Indonesia.

"Indonesia merupakan salah satu pasar paling strategis bagi Stellantis di Asia Tenggara. Bersama PT Indomobil National Distributor, kami tidak hanya meluncurkan Leapmotor, tetapi juga memulai investasi jangka panjang melalui produksi lokal di Indonesia. Ini merupakan bukti komitmen kami untuk tumbuh bersama Indonesia," ujar Isaac.

Stellantis juga mengembangkan konsep Stellantis Brand House, yang menggabungkan jaringan penjualan Citroen, Jeep, dan Leapmotor dalam satu ekosistem. Hingga akhir 2026, perusahaan menargetkan memiliki 52 outlet Brand House di berbagai daerah.

Menurut Stellantis, produksi lokal Leapmotor diharapkan dapat mendukung pengembangan industri kendaraan listrik nasional melalui peningkatan penggunaan tenaga kerja lokal, transfer teknologi, dan penguatan rantai pasok industri otomotif.

CEO Leapmotor International Tianshu Xin mengatakan Indonesia menjadi salah satu negara prioritas dalam ekspansi global Leapmotor. Ia menyebut kerja sama dengan Stellantis dan PT Indomobil National Distributor menjadi langkah awal perusahaan memasuki pasar Indonesia.

Leapmotor merupakan produsen kendaraan listrik asal China yang mengembangkan lebih dari 65 persen komponen utama kendaraannya secara mandiri, mulai dari sistem penggerak listrik, baterai, kokpit digital, hingga arsitektur elektronik.

Perusahaan mencatat penjualan global sebanyak 596.555 unit sepanjang 2025, atau lebih dari dua kali lipat dibandingkan tahun sebelumnya. Pada semester pertama 2026, pengiriman kendaraan mencapai 356.487 unit, sementara penjualan pada Juni 2026 tercatat sebanyak 93.376 unit.

Di Indonesia, PT Indomobil National Distributor akan menangani distribusi, layanan purnajual, dan pengembangan jaringan dealer Leapmotor.

CEO PT Indomobil National Distributor Tan Kim Piauw mengatakan dimulainya produksi lokal di Indonesia diharapkan dapat mendukung pengembangan pasar kendaraan listrik nasional.

"Sebagai mitra Stellantis di Indonesia, kami bangga dapat dipercaya untuk menghadirkan Leapmotor kepada konsumen Indonesia. Didukung pengalaman panjang Indomobil di industri otomotif, jaringan distribusi nasional, serta dimulainya produksi lokal di fasilitas PT National Assemblers, kami optimistis Leapmotor akan berkembang bersama pasar Indonesia," katanya.

Sebagai produk perdana, Leapmotor menghadirkan SUV listrik B10 dan C10. C10 diposisikan sebagai SUV keluarga dengan kabin lega dan teknologi Human-Centric Tech, sedangkan B10 menyasar konsumen yang menginginkan SUV listrik berukuran lebih ringkas.

Kedua model telah dibekali fitur Advanced Driver Assistance Systems (ADAS) Level 2 dan meraih standar keselamatan bintang lima Euro NCAP. Sistem pengendalian keduanya juga dikembangkan bersama tim engineering Stellantis di Balocco, Italia.

Leapmotor B10 dipasarkan dengan harga Rp 499 juta, sedangkan Leapmotor C10 dibanderol Rp 618 juta on the road Jakarta. Selama GIIAS 2026, perusahaan menawarkan harga khusus untuk 500 konsumen pertama, yakni Rp 449 juta untuk B10 dan Rp 598 juta untuk C10.

Read Entire Article
Politics | | | |