Warga menginjak spanduk bergambarkan Bendera Israel saat Hari Bebas Kendaraan Bermotor di kawasan Bundaran HI, Jakarta, Ahad (12/11/2023). Di media sosial Threads, warganet ramai membahas dugaan eks tentara pasukan pertahanan Israel (IDF) yang membangun bisnis dan vila di Bali, Indonesia.
REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Di media sosial Threads, warganet ramai membahas dugaan eks tentara pasukan pertahanan Israel (IDF) yang membangun bisnis dan vila di Bali, Indonesia. Informasi itu memicu reaksi keras dari warganet lantaran IDF telah menyebabkan puluhan ribu warga Palestina tewas dan luka-luka.
Salah satu yang membahas terkait hal itu adalah influencer bernama Alexandra Amanda melalui akun @aelexav di Threads. Dalam unggahannya, ia menyebut dua eks tentara IDF yakni Adi Hashamonai Gonen dan Shachar Gonen membangun vila di kawasan Canggu, Bali.
la juga membagikan tangkapan layar berisi daftar akun media sosial Instagram yang diduga warga Israel dan eks anggota IDF yang kini tinggal dan menjalankan bisnis di Bali, Indonesia. Beberapa akun tersebut antara lain @yuval_satat yang mencantumkan keterangan tinggal di Bali dan membangun bisnis di Bali, dan @ilaishominy1 yang menjadi instruktur yoga.
Lalu ada @tzvi.sharf yang menuliskan di bio Instagram tinggal di Bali dan berprofesi sebagai musisi. Selain itu, ada akun @yucalherscho yang dikabarkan membangun vIka di kawasan Umalas Bali dan bekerja sebagai coach atlet. Ada juga warganet yang mengungkap bahwa resto Sababa di Bali diduga milik orang Israel.
"Enak loh jadi IDF, setelah ngebunuh orang, dia bikin anak, bangun vIka dan jadi influencer di Bali, terus diajak collab sama brand-brand besar di Indonesia," kata Alexandra dalam unggahan di Threads, dikutip pada Rabu (29/7/2026).
Lebih lanjut Alexandra mengungkap bahwa akun Honey Balo Vacation yang disebut sebagai agen visa Israel sudah dihapus. Menurut dia, pemilik akun tersebut malah menyalahkan orang Islam di Indonesia. "Ini bukan soal agama, tapi soal kemanusiaan. F*ck Israel," kata Alexandra.
la pun mengapresiasi respons warganet yang langsung "gercep" menyampaikan kritik dan protes di kolom komentar akun-akun warga Israel dan eks IDF di Bali. "Orang Indonesia kalau ngebully bener-bener sampe kena mental yah. Ini orang Israel yang lagi diperbincangkan pada private, hapus akun, hapus linkedin, buat klarifikasi dan lain-lain, Good job," kata Alexandra.

3 hours ago
6












































