Program Innovilage 2026 yang digelar Telkom melibatkan 10.664 talenta digital dan menghasilkan ratusan inovasi sosial berbasis teknologi.
REPUBLIKA.CO.ID, BANDUNG – PT Telkom Indonesia melibatkan 10.664 talenta digital muda dalam program Innovillage 2026 yang berfokus pada pengembangan inovasi sosial berbasis teknologi.
Direktur IT Digital PT Telkom Indonesia Faizal Rochmad Djoemadi melalui Vice President of Digital Business Strategy and Governance Telkom Indonesia Riza Rukmana mengatakan, program tersebut mendorong mahasiswa mengembangkan ide hingga implementasi solusi digital di masyarakat. “Tahun ini, Innovillage berhasil melibatkan 10.664 talenta digital muda,” ujar Riza dalam keterangannya, Jumat (22/5/2026).
Menurut Riza, program Innovillage tahun ini mencatat 1.281 sertifikasi pengembangan kompetensi mahasiswa dan menghasilkan 878 inovasi yang diimplementasikan di masyarakat. Program tersebut juga menjangkau 39.084 penerima manfaat di 22 provinsi di Indonesia.
Riza mengatakan, berbagai inovasi yang dikembangkan mahasiswa mengangkat isu pendidikan inklusif, ketahanan pangan, kesehatan, lingkungan, pemberdayaan UMKM dan perempuan, hingga pemanfaatan artificial intelligence (AI) dan emerging technology.
“TelkomGroup ingin memastikan transformasi digital tidak hanya menghadirkan kemajuan teknologi, tetapi juga mampu menciptakan masa depan yang lebih inklusif, adaptif, dan berkelanjutan bagi masyarakat Indonesia,” ujar Riza.
Melalui program tanggung jawab sosial dan lingkungan Bisa Pandai, Innovillage tahun ini juga menghadirkan Industrial & Social Innovation Ecosystem Forum 2026 sebagai ruang kolaborasi lintas sektor.
Forum tersebut melibatkan berbagai entitas Telkom Group seperti PT Telkom Indonesia, Telkomsel, dan Telkom University, bersama sejumlah mitra strategis lainnya.
Beberapa inovasi yang mendapat apresiasi dalam penyelenggaraan tahun ini di antaranya SAVIA (Smart Aqua Village for Integrated Access) karya mahasiswa IPB University yang membuat solusi akses air bersih berbasis teknologi di Desa Sukaharja.
Selain itu, terdapat i-Chat 2.0 yang memanfaatkan AI untuk mendukung pendidikan inklusif bagi guru dan siswa disabilitas.
“Melalui Innovillage, TelkomGroup ingin terus membuka ruang kolaborasi bagi generasi muda untuk menciptakan inovasi sosial berbasis teknologi,” kata Riza.

9 hours ago
9

















































