REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Nasabah Bank DKI mengeluhkan layanan aplikasi JakOne Mobile yang tidak bisa digunakan untuk transaksi ke bank lain sejak malam takbiran, Ahad (30/3/2025). Bahkan, para nasabah tidak bisa membayar via QRIS melalui aplikasi JakOne Mobile
Salah satu nasabah Bank DKI, Fahmi (37 tahun), mengungkapkan berbagai fitur di aplikasi JakOne Mobile tidak bisa digunakan sejak malam takbiran. Aplikasi itu hanya bisa digunakan untuk digunakan untuk transfer ke sesama rekening Bank DKI.
"Dari malam takbiran sampai sekarang (tidak bisa transaksi). Katanya sampai tanggal 7 (April) baru benar," kata dia saat dikonfirmasi Republika, Kamis (3/4/2025).
Tak hanya itu, ia pun mengeluhkan aplikasi JakOne Mobile yang tidak bisa digunakan untuk transaksi via QRIS. Namun, saldo di rekening miliknya tetap terpotong.
"Bayar pake Qris bikin malu. Udh di-scan, barang di kantong belanja, eh eror. Duit tetep kesedot, kepotong, tapi dibalikin lagi dua hari kemudian," ujar dia.
Keluhan itu tidak hanya disampaikan oleh Fahmi. Di media sosial X, para nasabah Bank DKI juga mengeluhkan hal serupa.
"Halo Bank DKI, sdh dr awal bulan sampai sekarang ngg ada menu transfer le bank lain nya. Ini apakah disengaja atau maintenance atau apa. Nggak ada klarifikasi publish resmi. Transaksi antar DKi juga sering pending malahan suka error," tulis akun X @su***, Kamis.
Sementara itu, Sekretaris Perusahaan Bank DKI Arie Rinaldi mengatakan, saat ini pihaknya tengah melakukan pemeliharaan sistem. Hal itu dilakukan dengan tujuan untuk peningkatan keandalan serta penguatan keamanan sistem yang dimiliki.
"Saat ini kami tengah melakukan upaya terbaik untuk segera menyelesaikan proses pemeliharaan sistem tersebut," kata dia melalui keterangannya, Kamis.
Ia menambahkan, Bank DKI menerapkan operasional layanan terbatas pada momen cuti bersama dan libur nasional sesuai ketetapan pemerintah. Menurut dia, Bank DKI menyampaikan jadwal operasional selama periode libur Lebaran 2025 guna memberikan kenyamanan dan kelancaran bagi nasabah dalam melakukan transaksi perbankan.
Ia menjelaskan, Bank DKI menerapkan layanan operasional terbatas pada tanggal 31 Maret 2025, 1-5 April 2025, dan 7 April 2025 pada lokasi kantor cabang yang telah ditentukan berikut dengan jam operasionalnya. Adapun layanan terbatas yang dapat dilakukan, diantaranya mencakup pembukaan rekening, tarik/setor tunai, pemindahbukuan antar rekening Bank DKI, dan penanganan pengaduan nasabah.
"Bank DKI juga telah menyiapkan layanan ATM yang tetap beroperasi selama periode libur nasional dan cuti bersama Idul Fitri. Jaringan ATM Bank DKI tetap beroperasi dan dapat digunakan untuk berbagai transaksi, termasuk penarikan tunai," ujar dia.
Menurut Arie, Bank DKI memiliki total 750 unit ATM yang beroperasi dan tersebar di berbagai titik di wilayah DKI Jakarta dan sekitarnya, termasuk di kantor kelurahan dan kecamatan, pusat perbelanjaan, stasiun, terminal, dan lokasi-lokasi publik lainnya.
Selain itu, seiring perluasan jaringan layanan kantor pada beberapa wilayah kota besar lainnya, Bank DKI juga memiliki jaringan ATM yang berada di beberapa kota besar di luar Jakarta, diantaranya Bandung, Semarang Solo, Gresik, Sidoarjo, hingga Lampung.
Bayu Adji P