Pekerja membangun hunian sementara (huntara) untuk korban bencana banjir bandang di Karang Baru, Aceh Tamiang, Aceh, Ahad (28/12/2025). Pemerintah Kabupaten Aceh Tamiang telah menyiapkan 14 titik lahan HGU milik sejumlah perkebunan untuk lokasi pembangunan huntara dengan ukuran 4,5 x 4.5 meter persegi per unit bagi warga korban bencana hidrometeorologi akhir November lalu yang kehilangan rumah atau mengalami rusak berat.
REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA — Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya menyampaikan sebanyak 600 unit rumah hunian bagi korban banjir di Sumatera ditargetkan rampung pada pekan depan. Ini menjadi bagian dari percepatan penanganan pascabencana yang dilakukan pemerintah.
“Mengenai jumlah hunian, dalam satu bulan ini, seminggu ke depan ada 600 rumah hunian yang akan jadi. Minggu depan insya Allah rampung,” kata Teddy dalam konferensi pers bertajuk Pemulihan dan Rencana Strategis Pascabencana Jelang Akhir Tahun di Lanud Halim Perdanakusuma, Jakarta, Senin (29/12/2025).
Selain itu, Teddy mengatakan Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) juga tengah mengerjakan pembangunan 450 unit hunian bagi korban terdampak banjir.
Ia menyebut Presiden Prabowo Subianto telah menginstruksikan percepatan pembangunan rumah hunian bagi korban bencana melalui penugasan kepada CEO Badan Pengelola Investasi Daya Anagata Nusantara (Danantara) Rosan Roeslani.
Total hunian yang ditargetkan dibangun oleh Danantara mencapai 15.000 unit sebagai bagian dari upaya pemulihan bagi masyarakat terdampak banjir di Sumatera.
Selain itu, kata dia, Kementerian Perumahan dan Kawasan Permukiman juga telah memulai pembangunan rumah hunian tetap.
Pada pekan lalu, pembangunan 2.500 unit rumah hunian telah dimulai dengan memanfaatkan lahan yang disediakan oleh badan usaha milik negara PT Perkebunan Nusantara (PTPN).
Teddy menambahkan pembangunan hunian akan terus dilanjutkan pada pekan depan dengan rencana pembangunan sekitar 2.500 unit rumah tambahan.
“Minggu depan akan dibangun lagi sekitar 2.500 unit di tiga provinsi tersebut,” pungkas Teddy.

3 weeks ago
24














































