Pemkab Karawang Perkuat Transformasi Pengelolaan Sampah Modern Lewat Program ISWMP

9 hours ago 9

REPUBLIKA.CO.ID, KARAWANG - Pemerintah Kabupaten Karawang terus memperkuat sistem pengelolaan sampah yang modern, terintegrasi, dan berkelanjutan melalui program Improvement of Solid Waste Management to Support Regional and Metropolitan Cities Project (ISWMP). Komitmen tersebut ditegaskan dalam rapat yang digelar di Ruang Rapat Sekretaris Daerah Karawang, Selasa (12/5/2026).

Rapat dipimpin oleh Bupati Karawang Aep Syaepuloh didampingi Sekretaris Daerah Karawang Asep Aang Rahmatullah dan Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Karawang Asep Suryana. Kegiatan tersebut turut dihadiri perwakilan Bappenas, Kementerian Dalam Negeri, Kementerian Pekerjaan Umum, World Bank, serta Balai Prasarana Permukiman Wilayah Jawa Barat.

Dalam forum tersebut, Pemerintah Kabupaten Karawang menegaskan arah kebijakan pengelolaan sampah yang tidak lagi hanya berfokus pada penanganan akhir, melainkan penguatan sistem secara menyeluruh dari hulu hingga hilir melalui pembangunan infrastruktur, penguatan tata kelola, regulasi, dan kelembagaan.

Bupati Karawang Aep Syaepuloh menyampaikan persoalan sampah menjadi tantangan besar yang dihadapi hampir seluruh daerah, termasuk Kabupaten Karawang. Pertumbuhan penduduk, perkembangan kawasan industri, perdagangan, dan permukiman dinilai menuntut hadirnya sistem pengelolaan sampah yang lebih modern dan berkelanjutan.

“Oleh karena itu, Pemerintah Kabupaten Karawang berkomitmen penuh memperkuat sistem pengelolaan sampah melalui kolaborasi bersama pemerintah pusat dan World Bank dalam program ISWMP,” ujarnya.

Pembangunan TPST

Sebagai bentuk implementasi program, Pemerintah Kabupaten Karawang pada tahun 2026 akan mengembangkan sejumlah Tempat Pengolahan Sampah Terpadu (TPST), yakni TPST Mekarjati dengan kapasitas 20 ton per hari, TPST Cirejag sebesar 20 ton per hari, serta optimalisasi TPST Jayakerta dari kapasitas eksisting 3 ton per hari menjadi 40 ton per hari melalui program ISWMP.

Selain pengembangan fasilitas pengolahan sampah, pemerintah daerah juga menyiapkan dukungan infrastruktur penunjang, termasuk pembangunan akses jalan menuju sejumlah TPST yang telah masuk dalam anggaran perubahan tahun 2026.

“Pemerintah Kabupaten Karawang siap mendukung kebutuhan infrastruktur dan operasional sejumlah TPST, termasuk pembangunan akses jalan yang sudah masuk dalam anggaran perubahan tahun 2026,” katanya.

Aep menjelaskan program tersebut diharapkan mampu meningkatkan pelayanan persampahan, mengurangi beban Tempat Pemrosesan Akhir (TPA), sekaligus mendorong pengolahan sampah menjadi produk yang memiliki nilai guna dan nilai ekonomi.

Read Entire Article
Politics | | | |