Pendekatan Kesehatan Dukung Pemulihan Warga Aceh Tamiang Pascabanjir

5 hours ago 8

REPUBLIKA.CO.ID, ACEH TAMIANG — Upaya pemulihan masyarakat pascabencana tidak hanya bergantung pada pemulihan infrastruktur dan ekonomi, tetapi juga pada kondisi kesehatan warga. Di Kabupaten Aceh Tamiang, Aceh, pendekatan kesehatan menjadi bagian penting dalam mendukung pemulihan masyarakat yang terdampak banjir beberapa waktu lalu.

Melalui kampanye Ramadan bertajuk “Perbaiki Imun Perkuat Iman”, STIMUNO berkolaborasi dengan Dompet Dhuafa menyalurkan bantuan pangan serta dukungan kesehatan bagi warga di Dusun Melati dan Kampung Durian, Aceh Tamiang.

Banjir yang melanda sejumlah wilayah di Aceh Tamiang menyebabkan ribuan rumah warga terdampak dan aktivitas masyarakat terganggu. Dalam situasi pemulihan, pemenuhan kebutuhan gizi serta menjaga daya tahan tubuh masyarakat menjadi faktor penting agar aktivitas ekonomi dan sosial dapat kembali berjalan.

Manager Dharma Dexa, Mateus Ramidi, mengatakan program ini dirancang untuk menghadirkan dukungan yang relevan dengan kebutuhan masyarakat di masa pemulihan, khususnya dari sisi kesehatan.

“Program ini merupakan upaya menghadirkan kepedulian yang dapat dirasakan langsung oleh masyarakat di tengah masa pemulihan, sekaligus memperkuat kolaborasi agar bantuan yang diberikan menjangkau masyarakat yang membutuhkan secara lebih luas,” kata Mateus.

Melalui program tersebut, bantuan yang diberikan antara lain berupa penyediaan dapur umum, makanan berbuka puasa, takjil, serta dukungan produk kesehatan bagi ribuan warga penerima manfaat. Penyaluran bantuan dilaksanakan pada 5 Maret 2026 dan dirangkai dengan kegiatan buka puasa bersama masyarakat setempat.

Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Aceh Tamiang, dr Mustakim, M.Kes., Sp.DLP., mengatakan dukungan kesehatan bagi masyarakat menjadi bagian penting dalam mempercepat proses pemulihan pascabencana.

“Momentum Ramadan menjadi waktu yang tepat untuk memperkuat solidaritas sosial. Dukungan seperti ini memberikan manfaat nyata bagi masyarakat sekaligus memperkuat kolaborasi lintas sektor dalam menjaga kesehatan warga,” ujarnya.

Selain bantuan pangan, masyarakat juga menerima dukungan produk kesehatan STIMUNO yang merupakan produk fitofarmaka berbahan herbal ekstrak Phyllanthus niruri atau daun meniran. Produk ini telah melalui uji klinis di berbagai rumah sakit di Indonesia untuk sejumlah penyakit seperti infeksi saluran pernapasan akut (ISPA), tuberculosis (TBC), influenza-like illness (ILI), hepatitis B, herpes zoster, kandidiasis vagina, serta varicella.

General Manager Consumer Health Dexa PT Dexa Medica, Andy Mitra Gunadi, mengatakan kampanye ini juga menjadi ajakan bagi masyarakat untuk menjaga daya tahan tubuh selama menjalani ibadah Ramadan, sekaligus memperluas manfaat bagi warga yang sedang menjalani proses pemulihan.

“Dengan menjaga daya tahan tubuh, masyarakat dapat menjalani aktivitas sehari-hari dengan lebih baik. Melalui partisipasi masyarakat dalam program ini, manfaat yang dihadirkan diharapkan dapat menjangkau lebih banyak komunitas yang sedang bangkit dari dampak bencana,” kata Andy.

Program ini merupakan kelanjutan dari kampanye Ramadan STIMUNO “Perbaiki Imun Perkuat Iman” yang telah berjalan sejak tahun sebelumnya. Jika pada 2025 kegiatan difokuskan pada penyaluran bantuan bagi dhuafa dan anak yatim, pada 2026 program diperluas untuk mendukung pemulihan masyarakat terdampak bencana melalui pendekatan kesehatan dan pemenuhan gizi masyarakat.

Melalui pendekatan tersebut, Ramadan tidak hanya menjadi momentum memperkuat ibadah, tetapi juga memperkuat ketahanan kesehatan masyarakat sebagai bagian dari upaya pemulihan sosial dan ekonomi pascabencana.

Read Entire Article
Politics | | | |