PLN Evakuasi Ratusan Tiang Listrik Lewat Udara untuk Pulihkan Wilayah Terisolasi Aceh

3 weeks ago 23

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA — PT PLN (Persero) mengevakuasi ratusan tiang listrik melalui jalur udara untuk mempercepat pemulihan kelistrikan di wilayah terisolasi Aceh yang akses daratnya masih terputus akibat longsor. Langkah ini ditempuh untuk menjangkau daerah pegunungan yang hingga kini belum sepenuhnya pulih pascabencana.

Direktur Utama PLN Darmawan Prasodjo menyampaikan skala kerusakan sistem kelistrikan kali ini jauh lebih masif dibanding bencana besar sebelumnya di Aceh. Berdasarkan hasil pemetaan PLN, kerusakan jaringan terjadi di ratusan titik dan tersebar di hampir seluruh kabupaten dan kota.

“Pada saat tsunami 2004, kerusakan sistem kelistrikan ada di delapan titik. Sedangkan bencana kali ini di Aceh ada 442 titik. Jadi skalanya sangat berbeda, kali ini sangat masif,” kata Darmawan dalam Rapat Koordinasi Satgas Pemulihan Pascabencana di Jakarta, Rabu (31/12/2025).

PLN mencatat dari 23 kabupaten dan kota di Aceh, sebanyak 15 daerah telah pulih 100 persen dari sudut pandang desa menyala. Delapan kabupaten lainnya belum mencapai kondisi tersebut, dengan tiga wilayah mencatat tingkat pemulihan terendah akibat kendala akses.

Tiga daerah dengan pemulihan paling rendah berada di kawasan pegunungan. Aceh Tengah baru mencapai 70,8 persen desa menyala. Bener Meriah mencatat 83,6 persen desa menyala dengan 38 desa masih padam. Gayo Lues berada di kisaran 69,9 persen desa menyala dengan 41 desa belum teraliri listrik.

Untuk menjangkau wilayah tersebut, PLN mengandalkan evakuasi material melalui udara. Darmawan menyampaikan pengiriman tiang listrik masih dilakukan menggunakan pesawat Hercules dan moda udara lainnya, terutama untuk Aceh Tengah dan Bener Meriah.

“Kami mohon izin untuk Aceh Tengah dan Bener Meriah, evakuasi material kami masih menggunakan udara. Untuk dua daerah ini, 510 tiang listrik kami evakuasi menggunakan Hercules dan juga udara,” ujar Darmawan.

Sementara itu, kondisi di Gayo Lues mulai menunjukkan perkembangan. Jalur darat dari Langsa menuju Blangkejeren berangsur terbuka sehingga pengiriman material dapat dilakukan melalui darat. PLN mencatat sebanyak 210 tiang listrik saat ini dalam perjalanan menuju wilayah tersebut.

“Untuk Gayo Lues ada berita yang cukup menggembirakan, jalur dari Langsa sampai ke Blangkejeren sudah mulai terbuka sehingga 210 tiang listrik kami sedang dalam perjalanan,” kata Darmawan.

Di luar wilayah terisolasi, pemulihan sistem kelistrikan berlangsung relatif cepat. Aceh Utara mencatat hanya dua desa yang masih padam dari total 850 desa. Aceh Tamiang menyisakan tujuh desa padam dari 209 desa. Bireuen dan Aceh Timur juga telah mencapai tingkat desa menyala di atas 95 persen.

Meski demikian, PLN menghadapi tantangan besar pada sisi rumah pelanggan. Di sejumlah daerah, puluhan ribu rumah rusak berat hingga ringan dan masih tertimbun lumpur sehingga penyalaan listrik ke rumah warga belum dapat dilakukan meski jaringan desa telah pulih.

PLN juga memprioritaskan pemulihan layanan publik, termasuk rumah sakit umum daerah, puskesmas, dan masjid. Hingga kini, PLN telah menyelesaikan pemulihan instalasi listrik di 33 rumah sakit dan puskesmas di berbagai kabupaten dan kota di Aceh.

Read Entire Article
Politics | | | |