Pramono Putuskan akan Lanjutkan Pembangunan LRT Jakarta ke Dukuh Atas

4 days ago 24

PT Waskita Karya (Persero) Tbk bersama PT Jakarta Propertindo (Perseroda) telah memulai rangkaian testing and commissioning (T&C) sistem perkeretaapian LRT Jakarta Fase 1B Velodrome-Manggarai beberapa waktu lalu.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jakarta akan melanjutkan pembangunan jalur LRT Jakarta ke Dukuh Atas setelah tersambung ke Manggarai. Pembangunan itu akan dikerjakan usai proyek LRT Jakarta Fase 1B (Velodrome-Manggarai) rampung.

Gubernur Jakarta Pramono Anung mengatakan, telah memutuskan akan melanjutkan pembangunan LRT Jakarta dari Manggarai ke Dukuh Atas. Keputusan itu didasari masukan dari sejumlah pihak, termasuk dengan mempertimbangkan kemampuan fiskal Pemprov Jakarta.

"Untuk LRT yang diputuskan adalah extension dari Manggarai sampai dengan Dukuh Atas, untuk menuntaskan satu jalur mulai dari Velodrome sampai dengan Dukuh Atas," kata dia di Balai Kota Jakarta, Rabu (20/5/2026).

Dengan penambahan jalur itu, LRT Jakarta akan memiliki panjang lintasan mencapai 14,2 kilometer dengan 12 stasiun pemberhentian dari Pegangsaan Dua (Kelapa Gading) hingga Dukuh Atas. Diperkirakan, anggaran yang diperlukan untuk menyambung jalur LRT Jakarta dari Manggarai ke Dukuh Atas akan mencapai Rp 2,7 triliun.

"Panjangnya akhirnya menjadi 12,2 tambah 2 kilometer menjadi 14,2 (kilometer). Stasiunnya menjadi 12. Kemudian ada penambahan investasi ataupun anggaran kurang lebih 2,7 triliun," kata Pramono.

Ia mengungkapkan, keputusan itu diambil agar trase LRT Jakarta dari Velodrome ke Dukuh Atas dapat diselesaikan hingga tuntas. Setelah trase itu selesai, baru Pemprov Jakarta akan mengembangkan jalur LRT di wilayah utara.

Sejalan dengan hal itu, Pemprov Jakarta akan mengurus izin trase LRT Jakarta hingga Pantai Indah Kapuk (PIK) 2, bahkan hingga Bandara Soekarno-Hatta (Soetta). Pasalnya, saat ini izin trase LRT Jakarta baru sampai Ancol.

Read Entire Article
Politics | | | |