Selain Suriah, Ini Daftar 6 Negara Islam yang Pernah Ganti Mata Uang Resmi Mereka

3 weeks ago 22

Petugas memperlihatkan mata uang riyal. yang akan diberikan untuk calon jamaah haji di Asrama Haji Embarkasi Jakarta-Pondok Gede, Jakarta, Sabtu (11/5/2024). Sebanyak 385 calon jamaah haji asal Jakarta Barat tiba di Asrama Haji EMbarkasi Jakarta-Pondok Gede untuk transit terlebih dahulu sebelum diberangkatkan ke Arab Saudi melalui Bandara Soekarno Hatta.

REPUBLIKA.CO.ID, DOHA— Selain Suriah, banyak negara Arab dan Islam telah mengalami reformasi moneter sepanjang sejarah, terutama selama periode kemerdekaan atau rekonstruksi ekonomi.

Baik melalui penggantian mata uang asing atau lokal lama dengan mata uang nasional modern, maupun melalui revaluasi mata uang yang ada.

Berikut ini beberapa pengalaman yang paling menonjol sebagaimana dikutip dari Aljazeera, Senin (29/12/2025):

Pertama, Irak

Setelah Irak diduduki pada 2003 dan rezim Saddam Hussein tumbang, Otoritas Koalisi Sementara mengeluarkan mata uang baru yang dikenal sebagai Dinar Irak baru, untuk menggantikan dinar lama yang dikenal sebagai Dinar Swiss.

Kedua, Sudan

Dinar Sudan digantikan oleh pound Sudan pada 2007, sesuai dengan perjanjian perdamaian komprehensif yang ditandatangani pada 2005 dengan Sudan Selatan.

Ketiga, Yaman

Dinar digunakan di Yaman Selatan, dan riyal di Yaman Utara sebelum penyatuan negara pada 1990, sehingga riyal Yaman kemudian menjadi mata uang nasional yang disatukan.

Keempat, Arab Saudi

Kerajaan ini beralih dari penggunaan mata uang asing dan lokal ke mata uang kertas nasional, yaitu riyal Saudi, yang diperkenalkan secara bertahap selama 1950-an dan 1960-an, dan mulai beredar secara resmi pada 1961.

Kelima, Kuwait

Pada 1 April 1961, kurang dari enam bulan setelah kemerdekaan, dinar Kuwait diterbitkan dengan nilai setara 2,48828 gram emas murni, dan menjadi satu-satunya mata uang resmi di negara tersebut pada bulan Mei tahun yang sama.

Keenam, Turki

Lira Turki dievaluasi ulang pada 2005, di mana mata uang yang sangat inflasi diganti dengan satu lira baru untuk setiap satu juta lira lama.

Read Entire Article
Politics | | | |