Setan Merah Disingkirkan Brighton dari Piala FA, Darren Fletcher: Mental MU Rapuh

3 hours ago 3

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA — Kekalahan Manchester United (MU) dari Brighton and Hove Albion pada babak ketiga Piala FA menjadi cermin kerapuhan mental skuad Setan Merah. Pelatih sementara MU Darren Fletcher menilai timnya belum mampu bangkit sepenuhnya dari situasi sulit yang mereka alami musim ini.

Keheningan menyelimuti Old Trafford pada Ahad (11/1/2026) saat peluit akhir dibunyikan. Kekalahan 1-2 itu mengakhiri harapan United meraih trofi musim ini, disertai cemoohan dari sebagian pendukung ketika para pemain meninggalkan lapangan dengan langkah lesu.

Fletcher, mantan gelandang United yang baru naik jabatan dari pelatih tim U-18, memimpin tim utama setelah pemecatan Ruben Amorim pekan lalu. Namun, harapan untuk menghadirkan efek kejut di kandang sendiri pupus setelah Brighton tampil lebih efektif.

Brighton unggul lebih dulu lewat Brajan Gruda sebelum mantan penyerang United, Danny Welbeck, menambah keunggulan tim tamu. United hanya mampu membalas satu gol lewat Benjamin Sesko dan gagal menyamakan kedudukan hingga laga berakhir.

“Pertandingan ini campur aduk, kami memulai dengan baik tetapi gol itu menghancurkan semangat kami,” kata Fletcher. “Operan kami cukup lambat jadi saya menantang mereka saat jeda. Itu mirip dengan pertandingan pekan lalu, kami perlu menggerakkan bola dengan tempo yang lebih cepat.”

Fletcher mengakui sempat muncul harapan ketika United memperkecil kedudukan menjadi 2-1. Dukungan publik Old Trafford kembali mengalir, energi di stadion meningkat. Namun, gol penyeimbang yang dinanti tak kunjung datang.

“Ketika kami berhasil memperkecil kedudukan menjadi 2-1, saya pikir, 'Nah, ini dia!'. Penonton bersemangat, energinya tinggi, tetapi pada akhirnya kami tidak bisa mendapatkan gol penyama,” ujarnya.

“Saya pikir Anda dapat melihat para pemain masih rapuh dan perlu membangun diri mereka sendiri. Terserah mereka untuk merespons.”

Kegagalan ini membuat United tersingkir dari seluruh kompetisi piala domestik untuk pertama kalinya sejak musim 1981-1982. Tanpa berlaga di kompetisi Eropa, Setan Merah terancam berakhir tanpa prestasi musim ini.

Meski demikian, posisi United di Liga Primer masih membuka peluang. Mereka berada di peringkat ketujuh klasemen dan hanya terpaut satu poin dari posisi kelima, yang berpotensi menjadi tiket ke Liga Champions.

sumber : Reuters

Read Entire Article
Politics | | | |