Masalah keuangan (ilustrasi). Stres akibat masalah keuangan yang berlangsung dalam jangka panjang dapat memengaruhi proses penuaan otak.
REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Stres akibat masalah keuangan yang berlangsung dalam jangka panjang dapat memengaruhi proses penuaan otak. Temuan tersebut diungkap dalam studi terbaru yang menunjukkan bahwa kesulitan finansial kronis berkaitan dengan penurunan fungsi kognitif, penyusutan otak, hingga meningkatya risiko demensia.
Penelitian yang dilakukan oleh ilmuwan dari University College London melibatkan 2.759 orang di Inggris. Para peneliti menemukan pada usia 53 tahun, individu yang mengalami kesultan ekonomi memiliki fungsi kognitif yang lebih rendah dibandingkan mereka yang tidak menghadapi masalah keuangan.
"Akumulasi kesulitan selama bertahun-tahun dikaitkan dengan hasil kesehatan kognitif yang paling buruk, bukan sekadar kesulitan yang terjadi sesekali," kata peneliti studi Jacques Wels dilansir laman Euronews, Rabu (9/7/2026).
Studi tersebut juga menemukan bahwa orang yang mengalami kesultan keuangan secara terus-menerus atau berpendapatan rendah secara berkepanjangan sejak masa dewasa awal hingga pertengahan memperoleh hasil yang lebih buruk dalam tes kognitif pada usia 53 tahun. Selain itu, mereka menunjukkan penyusutan (atrofi) otak yang signifikan ketika mencapai usia 71 tahun.
Para peneliti turut mengamati bahwa kelompok tersebut mengalami laju penurunan memori verbal yang lebih lambat antara usia 53 hingga 69 tahun. Menurut mereka, temuan ini mengindikasikan bahwa penurunan kemampuan kognitif yang cukup besar kemungkinan telah terjadi sebelum usia paruh baya.
Wels menjelaskan hubungan tersebut dapat disebabkan oleh meningkatnya beban kognitif akibat tekanan finansial. Kondisi itu mengurangi kapasitas mental yang tersedia untuk menjalankan fungsi-fungsi seperti perhatian dan pengambilan keputusan.
"Pengalaman menghadapi kesulitan finansial yang terus-menerus selama masa dewasa dapat memberikan tekanan kronis pada sistem yang terlibat dalam pemrosesan kognitif dan menyebabkan gangguan fungsi kognitif seiring waktu," kata Wels.

1 hour ago
5
















































