Asap mengepul setelah serangan udara Israel menargetkan pinggiran selatan Beirut, Dahiyeh, Lebanon 8 April 2026.
REPUBLIKA.CO.ID, WASHINGTON - Gencatan senjata 10 hari antara Lebanon dan Israel disebut mulai berlaku pada Kamis ini. Sementara Presiden AS Donald Trump mengatakan pertemuan berikutnya antara Amerika Serikat dan Iran mungkin akan dilakukan pada akhir pekan.
Trump mengatakan Iran telah menawarkan untuk tidak memiliki senjata nuklir selama lebih dari 20 tahun. Ambisi nuklir Teheran menjadi poin penting dalam perundingan di Islamabad akhir pekan lalu.
"Kita akan lihat apa yang terjadi. Tapi saya pikir kita hampir mencapai kesepakatan dengan Iran," katanya kepada wartawan di luar Gedung Putih.
Perang dengan Iran, yang dimulai pada 28 Februari dengan serangan AS-Israel, telah menewaskan ribuan orang dan membuat harga minyak melonjak, sehingga menimbulkan masalah politik yang besar bagi presiden AS.
Perang tersebut meluas ke Lebanon pada 2 Maret, ketika Hizbullah melepaskan tembakan untuk mendukung Teheran, yang memicu serangan Israel di Lebanon 15 bulan setelah konflik besar terakhir. Sedikitnya 2.000 warga Lebanon syahid akibat serangan Israel. Belasan tentara Israel, serta tiga tentara penjaga perdamaian dari Indonesia juga jadi korban jiwa serangan tersebut.
Gencatan senjata di Lebanon mestinya masuk dalam kesepakatan paket gencatan senjata dua pekan antara AS-Iran pekan lalu. Namun, kala itu Israel justru melakukan serangan besar-besaran ke Lebanon yang menewaskan sekitar 300 orang.
Saat ini gencatan senjata di Lebanon membuka jalan bagi perjanjian damai yang lebih luas dengan Iran, di tengah upaya Trump, yang sejauh ini telah berjuang untuk membuka kembali Selat Hormuz yang penting secara strategis dan menghalangi jalur Iran untuk membuat senjata nuklir.
Tembakan perayaan terdengar di seluruh wilayah Beirut pada Jumat pagi ketika jam menunjukkan tengah malam, waktu gencatan senjata mulai berlaku. Selama sekitar setengah jam, dentuman roket yang juga ditembakkan untuk merayakannya terdengar.
“Saya pikir kita punya peluang,” kata Trump, merujuk pada potensi kesepakatan dengan Iran. “Dan jika hal itu terjadi, harga minyak turun drastis, harga turun drastis, inflasi turun drastis, dan… yang lebih penting lagi, bencana nuklir tidak akan terjadi.”

6 hours ago
9
















































