PT Azaki Food Internasional mendapat dukungan Bea Cukai melalui asistensi UMKM.
REPUBLIKA.CO.ID, BOGOR - PT Azaki Food Internasional secara konsisten mengembangkan produknya untuk memenuhi permintaan pasar global. Perusahaan yang berdiri pada tahun 2019 ini berhasil memperluas jangkauan ekspor produk tempe olahannya hingga ke 12 negara.
PT Azaki Food Internasional merupakan salah satu pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) di sektor pangan olahan yang memproduksi berbagai makanan berbahan dasar tempe, seperti frozen tempe, tempe chips, protein crunchy bites, dan ready meal tempe dengan beragam varian rasa.
Langkah penting dalam perjalanan ekspor perusahaan ini dimulai pada tahun 2021 melalui pengiriman ekspor perdana ke Jepang. Negara tersebut dikenal memiliki standar ketat terkait kualitas produk, keamanan pangan, dan konsistensi produksi. Keberhasilan menembus pasar Jepang menjadi pencapaian strategis yang menunjukkan bahwa produk tempe olahan dari Indonesia mampu bersaing di tingkat internasional.
Untuk memenuhi standar tersebut, PT Azaki Food Internasional melakukan berbagai penyesuaian, mulai dari peningkatan sistem produksi, penguatan pengawasan mutu (quality control), hingga inovasi produk dan kemasan yang disesuaikan dengan preferensi konsumen global. Upaya tersebut menjadi bagian dari strategi perusahaan dalam memperluas pasar ekspor secara berkelanjutan.
Direktur Utama PT Azaki Food Internasional, Cucup Ruhiyat mengatakan keberhasilan menembus pasar Jepang merupakan hasil dari proses persiapan yang panjang. “Jepang menjadi pasar strategis dengan standar kualitas yang tinggi. Keberhasilan masuk ke pasar tersebut menjadi bukti bahwa produk kami mampu bersaing di tingkat global,” ujarnya.
Setelah Jepang, produk PT Azaki Food Internasional juga berhasil menjangkau berbagai negara lain, di antaranya Thailand, Malaysia, Korea Selatan, dan Kanada. Saat ini, total negara tujuan ekspor perusahaan telah mencapai 12 negara. Capaian tersebut didukung oleh strategi ekspansi pasar yang dilakukan secara bertahap melalui penguatan unit pemasaran dan pengembangan jaringan distribusi internasional.
Meski telah mencatat berbagai pencapaian, perusahaan terus berupaya melakukan inovasi produk, baik dari sisi jenis maupun varian rasa. Langkah ini dilakukan untuk memperluas pasar ekspor ke sejumlah negara baru, seperti Prancis, Chili, serta beberapa negara di kawasan Afrika.
Pertumbuhan ekspor yang dicapai perusahaan juga memberikan dampak positif bagi perekonomian masyarakat sekitar. Peningkatan kapasitas produksi turut mendorong penyerapan tenaga kerja lokal, mulai dari proses produksi, pengemasan, hingga distribusi. Selain itu, perusahaan juga melibatkan pelaku usaha kecil sebagai mitra dalam rantai pasok guna memperkuat ekosistem ekonomi lokal.
Dalam proses pengembangan ekspor tersebut, PT Azaki Food Internasional mendapatkan dukungan dari Bea Cukai Bogor melalui program asistensi UMKM berorientasi ekspor. Pendampingan yang diberikan meliputi edukasi mengenai regulasi ekspor, pemenuhan dokumen kepabeanan, hingga asistensi teknis terkait proses pengiriman barang ke luar negeri. Melalui dukungan tersebut, perusahaan dapat meningkatkan pemahaman terhadap prosedur ekspor serta menjaga kelancaran proses pengiriman produk ke pasar internasional.
Ke depan, PT Azaki Food Internasional berkomitmen terus berinovasi dan memperluas jaringan ekspor ke lebih banyak negara. Perusahaan optimistis produk makanan tradisional berbahan tempe dapat semakin dikenal di pasar global sekaligus memperkuat peran UMKM Indonesia dalam perdagangan internasional.

4 hours ago
8

















































