Pekerja PT Pertamina Hulu Rokan (PHR) mengecek proses pengapalan lifting minyak mentah produksi PHR di Dumai Terminal Oil Wharf, Dumai, Riau, Rabu (22/12/2021).
REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA — Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia menjabarkan empat strategi pemerintah untuk mendongkrak lifting minyak nasional. Langkah tersebut ditempuh guna memperkuat ketahanan energi dan menekan ketergantungan impor.
Bahlil menjelaskan, strategi pertama adalah intervensi teknologi pada sumur tua melalui penerapan enhanced oil recovery (EOR). Dari sekitar 39.800 sumur yang dikelola kontraktor kontrak kerja sama (KKKS), hanya sekitar 17 ribu yang aktif berproduksi. Sisanya merupakan sumur idle yang dinilai masih berpotensi ditingkatkan produksinya.
Ia melanjutkan, strategi kedua ialah mengoptimalkan sumur idle melalui kerja sama dengan pihak yang memiliki kemampuan teknis dan pendanaan. Pemerintah membuka peluang kemitraan agar sumur-sumur tidak produktif dapat kembali beroperasi dan berkontribusi pada tambahan lifting.
“Kalau sumur itu bisa dinaikkan produksinya, kenapa tidak kita kolaborasikan dengan yang mampu. Yang penting produksinya naik,” kata Bahlil dalam kuliah umum di Hotel Borobudur, Jakarta, Kamis (12/2/2026).
Strategi ketiga, lanjut dia, berupa percepatan proyek migas yang telah menyelesaikan plan of development (POD), namun belum masuk tahap konstruksi dan produksi. Pemerintah melakukan evaluasi ketat terhadap komitmen investasi dan jadwal pelaksanaan proyek.
Bahlil menyatakan, izin dapat dicabut apabila tidak ada progres yang jelas dalam waktu yang ditentukan. Langkah tersebut ditempuh untuk memastikan proyek yang telah disetujui benar-benar masuk tahap produksi.
“Kalau tidak dilakukan cepat, izinnya kami evaluasi, bahkan bisa kami cabut,” ujarnya.
Strategi keempat adalah membuka 110 wilayah kerja eksplorasi baru melalui mekanisme tender terbuka dan transparan. Kebijakan ini diarahkan untuk memperkuat cadangan migas jangka panjang sekaligus menjaga tata kelola yang akuntabel.
Bahlil memastikan, keempat strategi tersebut menjadi fondasi pemerintah dalam menjaga ketahanan energi nasional. Ia menyebut konsumsi domestik telah mencapai sekitar 1,6 juta barel per hari, sementara ketergantungan terhadap impor masih tinggi.

2 hours ago
4














































