REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA — Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan (Menko IPK) Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) mengungkapkan infrastruktur harus multifungsi menyusul keberhasilan uji coba pendaratan dan lepas landas jet tempur F-16 TNI AU di Jalan Tol Trans Sumatera (JTTS) Ruas Terbanggi Besar–Pematang Panggang–Kayu Agung (Terpeka).
“Saya sering mengatakan bahwa infrastruktur itu harus punya multifungsi, multi-purpose,” ujar AHY di Jakarta, Kamis (12/2/2026).
Ia mencontohkan bendungan bukan hanya sebagai penyedia air baku dan pengendali banjir, tetapi juga penyedia energi terbarukan. Selain itu, bendungan dapat dimanfaatkan untuk olahraga maupun pariwisata.
“Jalan juga begitu. Selain untuk transportasi darat, baik untuk manusia, barang, dan jasa, kalau kuat, cukup lebar, dan aman, maka bisa digunakan untuk landasan pesawat (runway). Mungkin runway yang sifatnya lebih darurat (emergency) atau insidental,” kata AHY.
Menurut dia, Indonesia merupakan negara maritim yang memiliki wilayah luas sehingga setiap pulau atau daerah dapat mengoptimalkan infrastruktur seperti jalan untuk mendukung pertahanan negara.
“Kalau jalan dan jembatan kita cukup kuat, cukup lebar, serta andal untuk didarati pesawat-pesawat tempur, itu juga baik untuk kebutuhan yang dinamakan sebagai defense posture atau postur pertahanan, terutama di sektor udara agar bisa menjangkau berbagai wilayah Indonesia, termasuk kebutuhan darurat bencana dan lain-lain,” ujar AHY.
Menurut AHY, perencanaan pembangunan infrastruktur yang matang menjadi kunci penting dalam menghadirkan infrastruktur yang memiliki berbagai fungsi seperti Jalan Tol Trans Sumatera.
“Kalau ini dianggap sebagai bagian dari perencanaan yang matang, saya rasa memang seharusnya demikian. Setiap rupiah yang kita keluarkan untuk infrastruktur sebaiknya memiliki berbagai fungsi dan peran. Itu akan jauh lebih baik bagi kita,” katanya.
Sebagai informasi, Wakil Menteri Pekerjaan Umum (Wamen PU) Diana Kusumastuti mengungkapkan jalan tol memiliki nilai strategis setelah pesawat tempur TNI AU berhasil melakukan uji coba pendaratan dan lepas landas di JTTS Ruas Terpeka.
Wamen PU menegaskan infrastruktur jalan tol tidak hanya mendukung konektivitas, tetapi juga kepentingan nasional secara lebih luas.
TNI AU menggelar uji coba pendaratan dua pesawat tempur, yakni EMB-314 Super Tucano dan F-16, untuk pertama kalinya di JTTS Ruas Terpeka KM 228–KM 231, Provinsi Lampung.
Wakil Menteri Pertahanan Marsekal Madya TNI (Purn) Donny Ermawan Taufanto mengatakan uji coba pendaratan dan lepas landas pesawat tempur tersebut berjalan sukses dan aman. Uji coba ini menjadi yang pertama dilakukan di jalan tol di Indonesia.
sumber : Antara

3 hours ago
6













































