Big Bad Wolf Semarang 2026 Resmi Dibuka, Diskon Buku Impor hingga 95 Persen

3 hours ago 5

REPUBLIKA.CO.ID, SEMARANG, – Pameran buku internasional berskala besar Big Bad Wolf (BBW) Books Semarang 2026 resmi dibuka di The Suri Ballroom, Queen City Mall Semarang, Kamis (9/7). Pameran ini menghadirkan lebih dari sejuta buku impor dari berbagai kategori dengan potongan harga hingga 95 persen.

Country Director BBW Indonesia Marthius Wandi Budianto menjelaskan bahwa buku-buku yang ditawarkan mencakup berbagai kategori, mulai dari buku anak, fiksi, nonfiksi, pengembangan diri, bisnis, hingga referensi pendidikan. Ia mengaku terkejut dengan antusiasme warga Semarang pada hari pertama pembukaan, di mana pengunjung sudah mulai mengantre sejak pukul 08.00 WIB, dua jam sebelum pameran dibuka.

"Kaget sekali dengan antusiasme Wolfies di Semarang. Mungkin karena ini pertama kali kami kembali lagi setelah tahun 2023. Senang sekali melihat sambutan masyarakat," katanya.

Pameran BBW Books Semarang 2026 yang mengusung semangat meningkatkan budaya literasi ini digelar pada 9–19 Juli 2026, setiap hari pukul 10.00–22.00 WIB tanpa dipungut biaya masuk. Marthius berharap semakin banyak warga Semarang yang menyempatkan diri datang, mengeksplorasi buku-buku yang didatangkan, dan menemukan bacaan yang bisa menginspirasi serta membawa perubahan.

Fokus pada Buku Anak dan Pengembangan Diri

Menurut Marthius, sekitar 60-70 persen koleksi yang dihadirkan merupakan buku anak. Hal ini didasari oleh fakta bahwa buku anak di berbagai negara berkembang menjadi media belajar yang interaktif untuk menumbuhkan minat baca sejak usia dini.

"Anak-anak bisa belajar melalui sound book, activity book, pop-up book, buku phonics hingga buku belajar bahasa Inggris. Ini menjadi alternatif aktivitas yang lebih bermanfaat dibanding terlalu lama menggunakan gadget," jelasnya.

Selain buku anak, BBW juga menghadirkan beragam buku nonfiksi, seperti bisnis dan pengembangan diri yang dapat membantu masyarakat memperkaya wawasan dan meningkatkan keterampilan. Tak hanya membawa buku impor, BBW juga menggandeng lebih dari 20-30 penerbit lokal yang tergabung dalam Grup Agromedia. Berbagai buku karya penulis Indonesia, termasuk buku pelajaran sekolah, novel, dan buku nonfiksi juga tersedia selama pameran.

Marthius memastikan pengunjung tidak perlu khawatir kehabisan buku karena stok lebih dari satu juta buku yang dibawa akan terus diisi ulang selama pameran berlangsung. "Kami membawa lebih dari satu juta buku. Kalau ada yang habis akan langsung kami restock, bahkan di hari yang sama rak-rak akan kembali terisi," tegasnya.

Konten ini diolah dengan bantuan AI.

sumber : antara

Read Entire Article
Politics | | | |