Pemkot Palembang Gandeng Kodam II/Sriwijaya Revitalisasi Benteng Kuto Besak

4 hours ago 4

REPUBLIKA.CO.ID, PALEMBANG, – Pemerintah Kota (Pemkot) Palembang, Sumatera Selatan, bersinergi dengan Kodam II/Sriwijaya untuk merevitalisasi kawasan Benteng Kuto Besak (BKB). Proyek ini bertujuan menjadikan benteng bersejarah tersebut sebagai destinasi wisata unggulan yang layak, aman, dan menarik bagi wisatawan lokal, nasional, maupun internasional.

Asisten I Setda Kota Palembang, Sulaiman Amin, mengatakan bahwa pihaknya terus mematangkan tindak lanjut kerja sama ini. Sebuah rapat koordinasi telah digelar untuk membahas persiapan teknis dan peningkatan fasilitas pendukung di kawasan cagar budaya tersebut.

“Hari ini kami bersama Kodam II/Sriwijaya menggelar rapat koordinasi guna membahas tindak lanjut pengembangan kawasan BKB sebagai destinasi wisata unggulan di Kota Palembang,” kata Sulaiman Amin di Palembang, Kamis.

Fokus Penataan Area Bastion

Kerja sama ini secara khusus diarahkan untuk membuka dan menata area bagian dalam Bastion, yaitu sudut atau kubu pertahanan yang menjorok keluar pada dinding benteng. Tujuannya agar area tersebut dapat diakses oleh masyarakat umum sebagai destinasi wisata baru.

Dokumen perencanaan berupa Detail Engineering Design (DED) telah disusun oleh Dinas Kebudayaan Kota Palembang sebagai acuan pelaksanaan di lapangan. Mengingat statusnya sebagai cagar budaya, seluruh proses revitalisasi akan dilakukan dengan prinsip kehati-hatian.

Pemkot Palembang memastikan bahwa penataan tidak akan mengubah atau merusak struktur asli bangunan. Proses ini akan melibatkan tenaga ahli dari Balai Pelestarian Kebudayaan (BPK) serta tim ahli cagar budaya untuk menjaga kelestarian warisan budaya.

Prioritas dan Target Penyelesaian

Kepala Kesehatan Kodam II/Sriwijaya, Kolonel Ckm dr. Maksun Pandelima, menyampaikan bahwa pertemuan tersebut membahas langkah lanjutan revitalisasi, termasuk pembukaan akses serta perbaikan sarana dan prasarana. Pada tahap awal, prioritas akan difokuskan pada dua titik utama, yaitu Bastion I yang menghadap Sungai Musi dan kawasan Lawang Lonceng.

Di area tersebut juga direncanakan pembangunan fasilitas Tourist Information Center (TIC). Pusat informasi ini akan memberikan kemudahan akses bagi wisatawan terkait sejarah dan berbagai destinasi di Kota Palembang.

Terkait target penyelesaian, proses penataan diharapkan dapat berjalan optimal dan rampung sebelum awal Oktober 2026. “Hal ini mempertimbangkan berbagai aspek teknis dan kesiapan di lapangan,” ujar Kolonel Maksun.

Melalui sinergi antara Kodam II/Sriwijaya dan Pemkot Palembang, pengembangan kawasan Benteng Kuto Besak diharapkan dapat memperkuat daya tarik pariwisata kota sekaligus menjaga kelestarian warisan budaya.

Konten ini diolah dengan bantuan AI.

sumber : antara

Read Entire Article
Politics | | | |