Contraflow di Tol Jagorawi Arah Puncak Disetop Mulai Pukul 12.00 WIB

11 hours ago 4

Sejumlah kendaraan roda empat melintas di Tol Jagorawi menuju Gerbang Tol Ciawi, Kabupaten Bogor, Jawa Barat. (ilustrasi)

REPUBLIKA.CO.ID, BOGOR -- Jasa Marga mendukung diskresi Kepolisian menghentikan rekayasa lalu lintas lawan arah atau contraflow di Tol Jagorawi arah Puncak, Bogor. Lalu lintas dilaporkan kembali berangsur normal.

"Setelah diberlakukan sejak pukul 06.40 WIB imbas peningkatan volume lalu lintas wisata dan silaturahmi yang terjadi di ruas Tol Jagorawi arah Puncak pada H+4 Lebaran 2025/1446 H atau 5 April 2025, atas diskresi Kepolisian, contraflow mulai dari Km 44+500 sd Km 46+500 ruas Tol Jagorawi arah Puncak dihentikan pada pukul 12.00 WIB. Lalu lintas berangsur kembali normal," ujar Senior Manager Representative Office 1 Jasamarga Metropolitan Tollroad Alvin Andituahta Singarimbun, di Jakarta, Sabtu (5/5/2025).

Sebagai antisipasi kepadatan, saat ini akses keluar Gadog/Puncak ditutup imbas diberlakukan lalu lintas satu arah (one way) di arteri Puncak arah Jakarta oleh Kepolisian. Jasa Marga mengimbau pengguna jalan yang ingin menuju kawasan puncak melalui ruas Tol Jagorawi untuk mengantisipasi rute dan waktu perjalanannya untuk menghindari kepadatan akibat antrean kendaraan.

Pengguna jalan juga diimbau untuk dapat memastikan kecukupan saldo kartu elektronik sebelum memulai perjalanan untuk menghindari kepadatan ketika bertransaksi di gerbang tol. Selalu patuhi rambu lalu lintas dan ikuti arahan petugas di lapangan.

Sebagai informasi, Jasamarga Metropolitan Tollroad Regional Division (JMT) mencatat peningkatan volume lalu lintas di ruas tol wilayah Jabodetabek pada H+2 Lebaran atau Kamis, 3 April 2025. Untuk lalu lintas Jabodetabek, tercatat masih ada peningkatan volume lalu lintas transaksi yang signifikan menuju arah Puncak melalui Gerbang Tol (GT) Ciawi 1.

Tercatat sebanyak 38.809 kendaraan atau naik 25,28 persen dibandingkan volume lalu lintas transaksi normal, yaitu 30.979 kendaraan. Sedangkan volume lalu lintas yang kembali ke Jabodetabek dari arah Cikampek dan Puncak yang terdistribusi melalui Gerbang Tol (GT) Halim, GT Cikunir 6 dan GT Ciawi 2 total tercatat sebanyak 130.855 kendaraan atau naik 40,37 persen dibandingkan volume lalu lintas transaksi normal, yaitu 93.224 kendaraan transaksi.

Pantauan volume lalu lintas transaksi di GT Halim arah Jakarta sebanyak 63.384 kendaraan atau naik sebesar 8,68 persen terhadap lalu lintas transaksi normal 58.320 kendaraan. Volume lalu lintas transaksi di GT Cikunir 6 arah Jakarta melalui jalan tol MBZ sebanyak 19.419 kendaraan atau naik signifikan sebesar 245,72 persen dari volume lalu lintas transaksi normal sebanyak 5.617 kendaraan.

Kemudian volume lalu lintas transaksi di GT Ciawi 2 arah Jakarta tercatat sebanyak 48.052 kendaraan atau naik signifikan sebesar 64,07 persen dari volume lalu lintas transaksi normal sebanyak 29.287 kendaraan.

sumber : Antara

Read Entire Article
Politics | | | |