Dubes AS Izinkan Israel Kuasai Seluruh Wilayah Timur Tengah Sesuai dengan Alkitab

2 hours ago 3

Duta Besar AS untuk Israel Mike Huckabee dalam wawancara dengan di Yerusalem, 10 September 2025.

REPUBLIKA.CO.ID, TEL AVIV -- Duta Besar AS untuk Israel, Mike Huckabee membuat pernyataan kontroversial yang membuat negara Arab geram.

Ia  mengatakan dalam acara The Tucker Carlson Show pada Jumat bahwa Israel berhak sepenuhnya untuk merebut seluruh wilayah antara Sungai Efrat dan Nil. Wilayah itu mencakup lima negara serta teritori Palestina yang diduduki.

Pernyataan tersebut merujuk pada proyek "Israel Raya" yang telah didukung oleh Perdana Menteri Benjamin Netanyahu dan beberapa pejabat senior Israel lainnya.

"Tanah mana yang Anda bicarakan? Karena saya baru saja membaca Kejadian 15 [dalam Alkitab] seperti yang telah saya lakukan berkali-kali, dan tanah itu, saya pikir dikatakan dari Nil sampai Efrat, yang sekali lagi, pada dasarnya adalah seluruh Timur Tengah," kata Carlson dilansir Middle East Eye.

"Apa maksudnya? Apakah Israel berhak atas tanah itu? Karena Anda merujuk pada Kitab Kejadian, Anda mengatakan itu adalah akta kepemilikan asli," ujara Carlson mengulangi.

Huckabee berhenti sejenak dan berkata, "Tidak masalah jika mereka mengambil semuanya."

"Tapi saya rasa bukan itu yang kita bicarakan hari ini," tambahnya.

"Nah, justru itulah yang kita bicarakan hari ini," jawab Carlson. "Saya rasa itu tidak akan baik-baik saja."

"Mereka (Israel) tidak meminta untuk kembali dan mengambil semuanya, tetapi setidaknya mereka meminta untuk mengambil tanah yang sekarang mereka tempati, yang sekarang mereka tinggali," jelas Huckabee.

Huckabee diketahui merupakan seorang pendeta Baptis dan seorang Zionis yang terang-terangan. Carlson menyecar Huckabee untuk mengidentifikasi batas-batas pasti tanah yang selama ini ia tegaskan diberikan oleh Tuhan kepada bangsa Yahudi.

 Latar Belakang

Awal bulan ini, ketika Carlson mewawancarai seorang Kristen Palestina dan seorang Kristen Yordania tentang keharmonisan hidup mereka di antara mayoritas Muslim. Ia menyelingi episode tersebut dengan penilaiannya sendiri tentang bagaimana Huckabee belum mengangkat isu perlakuan buruk terhadap umat Kristen oleh pemerintah Israel.

Read Entire Article
Politics | | | |