Iran Peringatkan PBB Atas Ancaman Bahaya AS dan tak Ragu Serang Pangkalan Militer

2 hours ago 3

Rudal hipersonik Fattah milik Iran saat dipamerkan di acara rilis pada 6 Juni 2023.

REPUBLIKA.CO.ID, WASHINGTON—Iran memperingatkan Dewan Keamanan melalui Sekretaris Jenderal PBB tentang apa yang disebutnya sebagai ancaman Amerika yang semakin meningkat untuk menggunakan kekuatan militer.

Dia menegaskan akan membalas dengan tegas dan proporsional jika mengalami agresi militer dan bahwa semua pangkalan dan fasilitas militer milik pasukan penyerang di wilayah tersebut akan menjadi sasaran yang sah dalam rangka pertahanan diri.

Hal ini disampaikan dalam surat yang dikirimkan Duta Besar Iran untuk PBB Amir Saeed Iravani kepada Sekretaris Jenderal PBB Antonio Guterres menyusul pernyataan terbaru Presiden AS Donald Trump mengenai kemungkinan penggunaan Pangkalan Diego Garcia dan Pangkalan Udara Fairford dalam konteks serangan militer yang mungkin dilakukan terhadap Iran.

Presiden AS mengancam akan menggunakan pangkalan militer di Pulau Diego Garcia di Samudra Hindia dan Pangkalan Udara Fairford di Inggris jika terjadi konfrontasi militer dengan Iran.

Irawani mengatakan, "Saya menulis kepada Anda sekali lagi untuk menarik perhatian Anda dan anggota Dewan Keamanan secara mendesak terhadap ancaman terus-menerus dari para pejabat Amerika Serikat untuk menggunakan kekuatan militer," kata dia dikutip Aljazeera, Jumat (20/2/2026). 

Dia menambahkan pernyataan presiden AS tidak dapat dianggap sebagai retorika politik belaka," dan menekankan pernyataan tersebut menunjukkan ancaman nyata akan terjadinya agresi militer yang akan membawa konsekuensi bencana bagi kawasan ini, serta ancaman serius bagi perdamaian dan keamanan internasional.

Dia menyebut jika situasi di kawasan itu tidak stabil dan aksi militer AS yang sedang berlangsungn akan membuat kemungkinan eskalasi makin besar.

Utusan Iran itu menegaskan jika negaranya tidak menginginkan ada ketegangan atau perang serta tidak akan memulai aksi militer apa pun.

Namun dia, menekankan bahwa Iran akan menggunakan haknya untuk membela diri berdasarkan Pasal 51 Piagam PBB jika diserang.

Read Entire Article
Politics | | | |