REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- PT Bank Mandiri (Persero) Tbk menegaskan komitmennya menjaga fundamental di tengah dinamika global. Hal ini disampaikan menyusul perubahan outlook kredit Indonesia oleh lembaga pemeringkat internasional.
Sebelumnya, lembaga pemeringkat kredit global Moody’s menurunkan outlook kredit Indonesia dari stabil menjadi negatif. Meski begitu, peringkat Indonesia tetap dipertahankan pada level Baa2, atau satu tingkat di atas batas investment grade.
Dalam pengumumannya, Moody’s menekankan pentingnya menjaga prediktabilitas pengambilan kebijakan, komunikasi publik, serta kualitas koordinasi antarkementerian dan lembaga di tengah perubahan kebijakan dan tata kelola ekonomi yang berlangsung. Moody’s juga menyoroti pentingnya memperkuat basis penerimaan negara untuk mendukung belanja prioritas dan menopang pertumbuhan ekonomi yang lebih tinggi.
Sementara itu, lembaga pemeringkat lain, S&P Global, belum menyampaikan laporan terbarunya. Dalam laporan terakhir, S&P masih mempertahankan outlook stabil untuk Indonesia.
Merespons dinamika tersebut, Corporate Secretary Bank Mandiri, Adhika Vista, menyampaikan penilaian eksternal terhadap sektor perbankan dipengaruhi banyak faktor. “Dapat kami sampaikan, Bank Mandiri menegaskan bahwa penilaian eksternal terhadap sektor perbankan dipengaruhi oleh berbagai faktor, termasuk dinamika makroekonomi, pergerakan nilai tukar, serta kondisi fundamental perseroan. Hal tersebut turut menjadi pengingat bagi Bank Mandiri untuk mengantisipasi dinamika eksternal guna menjaga fundamental secara berkelanjutan,” ujarnya dalam keterangan tertulis, Kamis (12/2/2026).
Menurut dia, langkah antisipasi menjadi penting agar stabilitas tetap terjaga. Bagi masyarakat, kondisi perbankan yang sehat berdampak langsung pada keamanan simpanan, kelancaran kredit usaha, hingga pembiayaan rumah dan kendaraan.
Adhika memastikan perseroan akan memperkuat pengelolaan risiko. “Ke depan, Bank Mandiri akan memperkuat langkah antisipatif terhadap berbagai risiko eksternal melalui penguatan pengelolaan likuiditas dan permodalan, serta pemeliharaan kualitas pembiayaan,” katanya.
Ia menambahkan, disiplin manajemen risiko tetap dijaga seiring strategi pertumbuhan berkelanjutan yang selaras dengan kebijakan regulator. Sebagai mitra strategis pemerintah, Bank Mandiri berkomitmen menjaga stabilitas sistem keuangan dan mendukung pertumbuhan ekonomi nasional di tengah ketidakpastian global.

2 hours ago
4















































