Tren 'Mudik Terbalik' di China, Saat Anak Muda Ogah Mudik dan Pilih Boyong Orang Tua

2 hours ago 4

Para pelancong berjalan dengan barang bawaan mereka di stasiun kereta menjelang Tahun Baru Imlek, di Beijing, China, 10 Februari 2026. Selama liburan Tahun Baru Imlek, yang berlangsung dari 17 Februari hingga 3 Maret, banyak orang di Tiongkok pulang kampung untuk bersama keluarga mereka atau mengunjungi kota-kota lain.

REPUBLIKA.CO.ID. BEIJING -- Tradisi Tahun Baru Imlek yang identik dengan perjalanan ribuan kilometer menuju kampung halaman kini tengah mengalami pergeseran budaya yang signifikan di China. Generasi muda di sana mulai mempopulerkan tren baru yang dikenal dengan istilah fǎnxiàng guònián (反向过年) atau yang secara harfiah berarti "mudik terbalik".

Alih-alih berdesakan dalam hiruk-pikuk arus mudik yang melelahkan, para perantau muda kini lebih memilih memboyong orang tua mereka ke kota besar tempat mereka bekerja. Berdasarkan data Meituan Travel, platform penjualan tiket daring populer di China, penjualan tiket pesawat untuk "mudik terbalik" pada 2026 meningkat 84 persen dibandingkan tahun 2025, dengan Beijing, Shanghai, dan Chengdu menjadi destinasi utama pada masa libur tahun baru China.

Data yang lain menunjukkan, pada masa libur Imlek tahun ini terjadi peningkatan signifikan angka perjalanan udara yang dilakukan warga berusia 60 tahun ke kota besar seperti Beijing (naik 40 persen), Chengdu (naik 31 persen), Tianjin (naik 30 persen), dan Guangzhou (27 persen). Sejumlah kota besar di China juga mengadakan kegiatan bagi warga yang tidak mudik dan mengakomodasi pengunjung yang "mudik terbalik" pada masa libur Imlek.

Di Shanghai, lebih dari 2.000 kegiatan budaya dan wisata akan digelar, sementara Beijing akan mengadakan kegiatan seperti festival lampion, pertunjukan budaya, dan bazar di 26 lokasi berbeda. Topik terkait "mudik terbalik" di media sosial Weibo pada Senin (9/2/2026) mencapai 2,2 juta tampilan, dan di platform Xiaohongshu sejumlah pengguna membagikan pengalaman mengajak orang tuanya "mudik terbalik" di tempat mereka merantau.

sumber : Antara

Read Entire Article
Politics | | | |