Nelayan Libur Melaut, Produksi Ikan Cakalang Fufu di Gorontalo Tersendat

18 hours ago 7

Pekerja memeriksa tingkat kematangan ikan pada proses produksi cakalang fufu (asap) di Telaga, Kabupaten Gorontalo, Gorontalo, Selasa (2/4/2025). Sejumlah produsen mengaku permintaan ikan cakalang fufu yang dijual mulai Rp15 ribu-Rp35 ribu per ekor tersebut meningkat hingga 300 kg dalam satu kali produksi, namun hanya mampu memenuhi 100 kg akibat kurangnya pasokan dari nelayan yang masih belum melaut pada momentum Idul Fitri. (FOTO : ANTARA FOTO/Adiwinata Solihin)

Pekerja menata ikan cakalang fufu (asap) di dalam ruangan penyimpanan di Telaga, Kabupaten Gorontalo, Gorontalo, Selasa (2/4/2025). Sejumlah produsen mengaku permintaan ikan cakalang fufu yang dijual mulai Rp15 ribu-Rp35 ribu per ekor tersebut meningkat hingga 300 kg dalam satu kali produksi, namun hanya mampu memenuhi 100 kg akibat kurangnya pasokan dari nelayan yang masih belum melaut pada momentum Idul Fitri. (FOTO : ANTARA FOTO/Adiwinata Solihin)

Proses produksi ikan cakalang fufu (asap) di Telaga, Kabupaten Gorontalo, Gorontalo, Selasa (2/4/2025). Sejumlah produsen mengaku permintaan ikan cakalang fufu yang dijual mulai Rp15 ribu-Rp35 ribu per ekor tersebut meningkat hingga 300 kg dalam satu kali produksi, namun hanya mampu memenuhi 100 kg akibat kurangnya pasokan dari nelayan yang masih belum melaut pada momentum Idul Fitri. (FOTO : ANTARA FOTO/Adiwinata Solihin)

inline

REPUBLIKA.CO.ID, GORONTALO -- Pekerja memeriksa tingkat kematangan ikan pada proses produksi cakalang fufu (asap) di Telaga, Kabupaten Gorontalo, Gorontalo, Selasa (2/4/2025).

Sejumlah produsen mengaku permintaan ikan cakalang fufu yang dijual mulai Rp15 ribu-Rp35 ribu per ekor tersebut meningkat hingga 300 kg dalam satu kali produksi, namun hanya mampu memenuhi 100 kg akibat kurangnya pasokan dari nelayan yang masih belum melaut pada momentum Idul Fitri.

sumber : Antara Foto

Read Entire Article
Politics | | | |