REPUBLIKA.CO.ID, MANCHESTER -- Manajer Manchester City Pep Guardiola mengaku sedih atas keputusan Kevin De Bruyne mengakhiri karier gemilangnya selama 10 tahun bersama the Citizens. Pep mengakui De Bruyne adalah salah satu gelandang terhebat dalam sejarah Liga Primer Inggris.
"Selalu ketika Anda mengatakan yang terhebat, Anda harus berhati-hati untuk menghormati para pemain yang memainkan banyak peran dan pemain luar biasa yang telah bermain selama 20 atau 30 tahun terakhir di klub ini," kata Pep, dikutip dari laman resmi klub, Sabtu (5/4/2025).
“Tapi ayolah, tidak diragukan lagi dia salah satu yang terhebat," tambah dia.
Selama satu dekade di City, pengaruh pemain yang kini berusia 33 tahun itu sangat besar karena membantu City memenangkan 19 trofi utama, meliputi enam gelar Liga Inggris, dua Piala FA, lima Piala Liga, satu Liga Champions, satu Piala Dunia Antarklub FIFA, satu Piala Super UEFA, dan tiga Community Shield. De Bruyne telah tampil sebanyak 413 kali untuk City di semua kompetisi, dengan rincian meraih kemenangan 281 kali, seri 67 kali, dan kalah 65 kali.
Ia telah mencetak 106 gol dan memberikan 169 assist. Sebanyak 41 golnya dicetak dari luar kotak penalti, sementara tujuh gol lainnya dicetak dari tendangan bebas langsung. Dari jumlah assists-nya itu, sebanyak 118 assists terjadi di liga yang membuatnya menjadi pemegang assist terbanyak kedua sepanjang masa Liga Primer di bawah Ryan Giggs (162).
“Untuk konsistensinya, kecuali tahun lalu, satu setengah tahun, karena masalah cedera. Konsistensi dalam pertandingan penting dan tidak penting, setiap tiga hari selalu ada di sana. Tidak diragukan lagi," kata Pep.
“Assist, gol, visinya di sepertiga akhir sangat sulit digantikan," lanjut dia.
Berbicara pada hari Jumat setelah berita kepergian De Bruyne itu diumumkan, mantan pelatih Barcelona dan Bayern Muenchen itu menyatakan bahwa ia memiliki emosi yang campur aduk tentang kepergian pemain bintangnya tersebut.
"Ini adalah hari yang menyedihkan bahwa salah satu dari kita akan pergi. Vincent (Kompany) pergi, Sergio (Aguero) pergi, David Silva pergi. Saya bisa menyebutkan lebih banyak nama. Ini adalah waktu dan hari yang menyedihkan," ungkap Pep.
"Kami masih memiliki enam pertandingan di kandang dan ia dapat menikmatinya bersama para penggemar kami. Saya yakin ia akan mendapatkan cinta dan pengakuan dari kita semua dan tentu saja para penggemar yang memang layak mendapatkannya," ujarnya.
sumber : Antara