SDH Bali Komitmen Cetak Generasi Berakar Lokal dan Berwawasan Global

3 hours ago 4

loading...

Pelita Harapan Group (PHG) meluncurkan Sekolah Dian Harapan (SDH) Global Bali. Foto/istimewa

BALI - Pelita Harapan Group (PHG) berkomitmen memajukan pendidikan di Bali. Komitmen tersebut diwujudkan dengan meluncurkan Sekolah Dian Harapan (SDH) Global Bali.

Peluncuran SDH Global Bali ini sebagai ruang pendidikan yang memadukan kualitas akademik berstandar global dengan pembentukan karakter, pengembangan potensi, serta penghargaan terhadap identitas dan lingkungan tempat peserta didik bertumbuh.

Grand Launching tersebut menjadi kelanjutan dari soft launching SDH Global Bali yang telah dilaksanakan sebelumnya. Kehadiran sekolah ini sekaligus menjadi bagian dari upaya memperluas pilihan pendidikan bagi keluarga di Bali di tengah semakin intensifnya interaksi masyarakat setempat dengan perkembangan teknologi, budaya, dan komunitas global.

Presiden Pelita Harapan Group Stephanie Riady mengatakan Bali memiliki konteks yang khas bagi pengembangan pendidikan karena keterbukaan masyarakatnya terhadap dunia berjalan berdampingan dengan kemampuan menjaga tradisi dan identitas lokal.

Baca juga: Pendidikan Jadi Prioritas 2027, Prabowo: Tidak Boleh Ada Lagi Cerita Sekolah Roboh

“Setiap kali datang ke Bali, saya selalu mendapatkan kesan yang sangat kuat. Bali memiliki taksu, sebuah kemampuan yang luar biasa untuk menerima dunia tanpa kehilangan dirinya sendiri. Di sini, tradisi hidup berdampingan dengan modernitas,” kata Stephanie di Badung, Bali, Sabtu (29/8/2026).

Menurut dia, kondisi tersebut menyimpan pelajaran penting bagi pendidikan, yakni bagaimana mempersiapkan anak menjadi bagian dari dunia tanpa membuat mereka kehilangan akar dan identitasnya. Prinsip itu semakin relevan ketika teknologi dan kecerdasan artifisial berkembang cepat serta mampu mengambil alih berbagai kemampuan yang sebelumnya dianggap hanya dapat dilakukan manusia.

Lihat video: Jambore Nasional XII Jadi Wadah Pendidikan Karakter Generasi Muda!

Oleh karena itu, pertanyaan pendidikan hari ini tidak cukup lagi sebatas apa yang harus diketahui anak, tetapi juga apa yang harus tetap menjadi kekuatan manusia ketika teknologi semakin pintar.

Read Entire Article
Politics | | | |