REPUBLIKA.CO.ID, BANDUNG -- PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk (BTN) bersama PT Kereta Api Indonesia (KAI) menjajaki pengembangan hunian berbasis transportasi atau transit oriented development (TOD). Pada tahap awal, proyek ini ditargetkan membangun sedikitnya lima menara hunian di kawasan stasiun strategis. Direktur Utama BTN Nixon LP Napitupulu mengatakan kolaborasi tersebut menjadi langkah konkret dalam menjawab keterbatasan lahan di kota besar, terutama Jakarta.
“Nanti kita coba minimal lima tower dulu,” ujar Nixon dalam media briefing di Bandung, Jawa Barat, Kamis (9/4/2026).
Menurut dia, proyek hunian terintegrasi ini akan difokuskan di sejumlah stasiun utama seperti Senen, Manggarai, dan Tanah Abang. Ke depan, model serupa juga akan dikembangkan di kota besar lain di Pulau Jawa, seperti Bandung dan Surabaya.
Nixon menilai pembangunan hunian vertikal menjadi kebutuhan mendesak di tengah pertumbuhan penduduk yang tidak sebanding dengan ketersediaan lahan.
“Jakarta ini tidak bertambah lahannya, tapi penduduk terus bertambah. Sehingga perumahan di kota besar memang sudah harus ke arah vertical housing,” katanya.
Ia menegaskan pengembangan hunian vertikal juga penting untuk menjaga keberlanjutan lingkungan, termasuk melindungi lahan produktif dan area resapan air.
“Kalau kita terus memaksakan rumah tapak, lahan produktif dan sawah bisa habis,” ujar Nixon.
Direktur Consumer Banking BTN Hirwandi Gafar menambahkan kedekatan dengan transportasi publik menjadi faktor utama keberhasilan hunian vertikal.
“Kalau jauh dari transportasi, biasanya sepi. Tapi kalau dekat stasiun, masyarakat akan lebih tertarik karena lebih efisien,” kata Hirwandi.
Meski demikian, BTN mengakui masih ada tantangan dalam pengembangan hunian vertikal di Indonesia, salah satunya terkait preferensi masyarakat terhadap ukuran unit.
“Problemnya vertical housing di Indonesia itu tipe studionya terlalu kecil,” kata Nixon.
BTN menilai pengembangan hunian terintegrasi dengan transportasi menjadi solusi jangka panjang untuk memenuhi kebutuhan rumah di perkotaan, sekaligus meningkatkan efisiensi mobilitas masyarakat.

3 hours ago
6
















































