REPUBLIKA.CO.ID, KUALA LUMPUR — Samurai Paint mencatat tonggak baru dalam industri cat otomotif Asia dengan menggelar penyemprotan cat aerosol pada 30 mobil secara serentak selama 6–8 Februari 2026. Kegiatan ini menjadi bagian dari strategi ekspansi pasar sekaligus memperkuat posisi produk aerosol sebagai alternatif ekonomis dalam industri pengecatan kendaraan.
Pencapaian tersebut memperoleh pengakuan resmi dari Asia Records dan ASEAN Records sebagai Rekor Pengecatan Ulang Bodi Mobil dalam Jumlah Terbanyak Menggunakan Cat Aerosol dalam Satu Acara.
Selama ini, industri pengecatan mobil didominasi bengkel profesional yang menggunakan sistem kompresor dan spray gun. Samurai Paint memosisikan teknologi aerosol sebagai solusi yang lebih fleksibel dan efisien, sekaligus membuka peluang pasar baru di segmen do-it-yourself (DIY).
Chief Executive Officer Samurai Paint Ian Ong Yoke En mengatakan kegiatan tersebut menjadi bukti bahwa pengecatan ulang bodi mobil dapat dilakukan di luar bengkel profesional dengan standar kualitas yang kompetitif.
“Acara ini menunjukkan bahwa pengecatan ulang bodi mobil tidak lagi harus dilakukan di bengkel profesional. Dengan teknologi aerosol yang tepat, hasilnya dapat setara,” ujar Ian.
Edukasi menjadi strategi utama perusahaan dalam memperluas penetrasi pasar. Peserta memperoleh pelatihan teknik penyemprotan dan prosedur operasional standar untuk memastikan kualitas hasil.
Di Indonesia, Samurai Paint beroperasi melalui PT Samurai Kurobushi Indonesia yang aktif menggandeng perguruan tinggi dan sekolah, termasuk melalui ajang “Samuraian Festival for Student” yang diikuti berbagai SMK. Strategi ini dinilai memperluas basis konsumen sekaligus membangun pasar jangka panjang di sektor otomotif.
Ong menyebut kegiatan serupa direncanakan menjadi agenda tahunan sebagai bagian dari penguatan merek dan perluasan komunitas pengguna.
Keterlibatan peserta dari kalangan penggemar DIY menunjukkan potensi ekonomi kreatif di sektor otomotif. Dengan perencanaan terstruktur, 30 mobil berhasil dicat ulang dalam tiga hari menggunakan metode aerosol.
Menurut perusahaan, penggunaan Samurai 2K, Aero Gun yang telah dipatenkan, serta teknologi pencocokan warna Tintatek memungkinkan presisi tinggi tanpa investasi peralatan mahal. Sistem dua komponen terintegrasi yang mencampur cat dan hardener dalam satu kemasan dinilai meningkatkan efisiensi biaya produksi dan operasional.
Model ini membuka peluang bagi individu maupun pelaku usaha kecil untuk masuk ke bisnis pengecatan otomotif dengan modal lebih rendah dibandingkan sistem konvensional.
Selain inovasi produk, Samurai Paint juga menekankan aspek keberlanjutan melalui penanaman 30 pohon di Sireh Park, Iskandar Puteri, sebagai simbol 30 mobil yang dicat ulang.
Pengakuan dari Asia Records dan ASEAN Records memperkuat citra Samurai Paint sebagai pemain yang mendorong transformasi industri cat otomotif berbasis aerosol di Asia, sekaligus memperluas potensi pasar finishing kendaraan yang lebih efisien dan terjangkau.

1 hour ago
3















































