Biara bersejarah Punakha Dzong yang dikenal sebagai salah satu bangunan paling megah di Bhutan.
REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Wisata ke Bhutan bagi turis Indonesia mungkin kurang populer. Padahal di tengah tren wisata yang semakin mengarah pada pencarian ketenangan dan kesehatan mental, Bhutan menawarkan pengalaman berbeda dibandingkan destinasi wisata populer lainnya di Asia.
Negara kecil di kawasan Himalaya itu dikenal dengan alamnya yang masih terjaga. Sekitar tiga perempat wilayah Bhutan masih tertutup hutan, menjadikannya salah satu negara dengan lingkungan paling lestari di dunia. Kondisi tersebut membuat Bhutan banyak dilirik wisatawan yang ingin beristirahat dari hiruk-pikuk kehidupan modern.
Direktur Departemen Pariwisata Bhutan, Damcho Rinzin, mengatakan Bhutan menawarkan kesempatan bagi wisatawan untuk kembali terhubung dengan diri sendiri melalui berbagai pengalaman wellness dan spiritual. "Bhutan adalah tempat perlindungan bagi mereka yang mencari pelarian dari tekanan hidup dan ingin menemukan ketenangan spiritual," ujarnya, dikutip dari keterangan resmi, Sabtu (20/6/2026).
Salah satu aktivitas yang banyak diminati wisatawan adalah yoga dan meditasi. Berlatih yoga dengan latar pegunungan Himalaya atau mengikuti sesi meditasi di kompleks kuil dan biara menjadi pengalaman yang ditawarkan sejumlah pusat wellness di Bhutan.
Wisatawan juga dapat mengunjungi biara-biara bersejarah seperti Punakha Dzong yang dikenal sebagai salah satu bangunan paling megah di Bhutan. Biara lain yang kerap menjadi tujuan pencari ketenangan adalah Gangtey Monastery yang berada di tengah lembah hijau dan tenang.
Selain wisata spiritual, Bhutan memiliki tradisi pemandian batu panas atau menchu. Dalam praktik tradisional ini, batu sungai dipanaskan hingga membara lalu dimasukkan ke dalam bak berisi air dan ramuan herbal. Masyarakat setempat meyakini terapi tersebut membantu meredakan pegal, nyeri sendi, dan memberikan efek relaksasi.
Bagi pencinta alam, Bhutan menawarkan beragam jalur trekking. Salah satu yang terkenal adalah Trans Bhutan Trail yang membentang sekitar 403 kilometer melintasi pegunungan, desa-desa tradisional, dan situs budaya. Sementara pendaki berpengalaman dapat mencoba Snowman Trek yang kerap disebut sebagai salah satu jalur trekking tersulit di dunia.
Bhutan juga masih mempertahankan praktik pengobatan tradisional yang dikenal sebagai "so wai rigpa". Wisatawan dapat mempelajari sistem pengobatan tersebut melalui kunjungan ke Traditional Medicine Services di ibu kota Thimphu.

9 hours ago
12















































