Dua pemain timnas Turki terlihat kecewa usai laga Grup D Piala Dunia 2026 melawan Uruguay, di San Fransico, Jumat (19/6/2026). Turki sudah dua kali kalah di babak penyisihan grup.
REPUBLIKA.CO.ID, Timnas Turki harus mengubur mimpi untuk lolos dari babak penyisihan grup Piala Dunia 2026 setelah menelan dua kekalahan beruntun pada pertandingan Grup D. Setelah melalui fase panjang pada babak kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Eropa, Turki harus melihat mereka hanya bisa menjadi penggembira, bukan pesaing serius seperti yang diprediksi banyak pihak.
Perjalanan Turki menuju putaran final memang tidak mudah. Mereka lolos melalui jalur yang berliku setelah finis sebagai peringkat kedua Grup E Kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Eropa dengan 13 poin dari enam pertandingan, di bawah Spanyol yang melaju otomatis sebagai juara grup.
Turki kemudian harus menjalani dua laga play-off sebelum akhirnya memastikan tiket ke putaran final dengan menyingkirkan Rumania dan Kosovo. Namun, perjuangan panjang tersebut tidak berlanjut manis di putaran final. Pada laga pertama Grup D, Turki kalah 0-2 dari Australia, sebelum kembali tumbang 0-1 dari Paraguay pada pertandingan kedua.
Dua kekalahan beruntun itu membuat Turki menjadi tim kedua yang dipastikan tersingkir di fase grup Piala Dunia 2026 setelah Haiti di Grup C.
Meski masih menyisakan satu pertandingan melawan tuan rumah Amerika Serikat, kemenangan tidak akan mengubah nasib mereka. Turki tetap akan finis di posisi juru kunci karena kalah head-to-head dari Australia maupun Paraguay jika nantinya memiliki jumlah poin yang sama.
Kegagalan Turki untuk sekadar lolos dari fase grup saat datang dengan status unggulan ternyata bukan hal baru. Seolah-olah, Turki memiliki kebiasaan mengalami antiklimaks ketika datang sebagai salah satu kuda hitam atau bahkan kandidat kuat dalam sebuah turnamen besar.
sumber : Antara

8 hours ago
12















































