REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA - Status sebagai mahasiswa membawa seseorang memasuki fase baru dalam perjalanan pendidikan mereka. Bukan lagi hanya mengikuti pelajaran di kelas, mahasiswa dituntut untuk lebih mandiri, mampu beradaptasi dengan lingkungan akademik, serta mulai menentukan arah pengembangan dirinya.
Menyambut fase tersebut, Universitas Bina Sarana Informatika (UBSI) siap menghadirkan Pengenalan Kehidupan Kampus bagi Mahasiswa Baru (PKKMB) lewat Orientasi Akademik (ORMIK) bagi mahasiswa baru (maba) periode September 2026.
ORMIK UBSI 2026 akan berlangsung pada 16 hingga 19 September 2026 secara serentak di seluruh kampus UBSI yang tersebar di seluruh Indonesia. Kegiatan ini menjadi bagian dari rangkaian penyambutan maba sekaligus menjadi ruang bagi mereka untuk mengenal lebih dekat kehidupan akademik dan lingkungan kampus sebelum memulai aktivitas perkuliahan.
Mengusung tema “Bright, Spirit, Initiative”, ORMIK dan Seminar Motivasi (SEMOT) UBSI 2026 membawa semangat bagi maba untuk memulai perjalanan perkuliahan dengan wawasan yang positif, semangat untuk berkembang, serta keberanian mengambil inisiatif.
Melalui ORMIK, maba akan mendapatkan berbagai informasi mengenai kehidupan perkuliahan di UBSI. Mulai dari sistem akademik, aturan dan budaya kampus, layanan mahasiswa, hingga berbagai aktivitas yang dapat diikuti untuk mengembangkan kemampuan selama menempuh pendidikan.
Bagi mahasiswa yang baru meninggalkan bangku sekolah, memasuki dunia perguruan tinggi tentu akan merasakan pengalaman yang berbeda. Lingkungan yang lebih luas, pola belajar yang semakin mandiri, serta tuntutan untuk mampu mengatur waktu dan menentukan pilihan membuat masa awal perkuliahan menjadi fase penting dalam proses adaptasi.
ORMIK tidak hanya menjadi agenda pengenalan kampus, tetapi juga menjadi kesempatan bagi mahasiswa baru untuk memahami bagaimana mereka akan menjalani kehidupan sebagai mahasiswa UBSI. Mereka mulai diperkenalkan dengan berbagai ruang untuk belajar, berkolaborasi, berorganisasi, mengembangkan kreativitas, serta membangun pengalaman di luar kegiatan akademik.
Wakil Rektor II Bidang Non-Akademik UBSI, Adi Supriyatna menjelaskan ORMIK menjadi bagian penting dalam proses pengenalan lingkungan kampus kepada mahasiswa baru, baik dari sisi akademik maupun non-akademik.
“Melalui kegiatan ORMIK ini, kami ingin memperkenalkan lingkungan kampus UBSI kepada mahasiswa baru, baik dari sisi akademik maupun non-akademik. Dengan begitu, mahasiswa dapat memahami aturan yang berlaku serta berbagai kegiatan yang dapat mereka ikuti selama menjalani perkuliahan,” ujar Adi dalam keterangan rilis yang diterima, Senin (31/8/2026).
Semangat “Bright, Spirit, Initiative” juga menjadi bekal agar mahasiswa baru tidak hanya menjadi peserta dalam kehidupan kampus, tetapi mampu mengambil peran di dalamnya.
“Bright merepresentasikan semangat untuk memiliki wawasan dan cara pandang yang positif, Spirit menggambarkan energi untuk terus belajar dan berkembang, sedangkan Initiative mendorong mahasiswa untuk berani mengambil langkah dan menciptakan peluang bagi dirinya,” kata Adi.
Pesan tersebut menjadi relevan karena kehidupan perguruan tinggi menuntut mahasiswa untuk lebih aktif dalam menentukan perjalanan mereka. Jika di bangku sekolah sebagian besar proses belajar masih diarahkan oleh guru, di perguruan tinggi mahasiswa memiliki ruang yang lebih luas untuk mengeksplorasi minat, mengembangkan kemampuan, membangun jejaring, serta menentukan pengalaman yang ingin mereka raih.
“Sebagai Kampus Digital Kreatif, UBSI yang sudah terakreditasi unggul terus mendorong mahasiswa untuk memiliki kompetensi yang relevan dengan perkembangan teknologi dan industri. Selain kemampuan akademik, mahasiswa juga didorong untuk mengembangkan kreativitas, komunikasi, kepemimpinan, kolaborasi, serta berbagai keterampilan yang dapat menjadi bekal menghadapi dunia profesional,” kata Adi.
Selain itu, ORMIK juga menjadi momentum bagi mahasiswa baru untuk mulai membangun relasi dengan teman sebaya, dosen, tenaga kependidikan, dan lingkungan kampus. Dari pertemuan pertama hingga berbagai aktivitas yang mereka ikuti selama masa perkuliahan, pengalaman tersebut diharapkan dapat menjadi bagian dari proses tumbuh sebagai generasi muda yang lebih mandiri dan adaptif.
Rangkaian kegiatan PKKMB UBSI, setelah ORMIK, kemudian akan dilanjutkan melalui SEMOT pada 20 September 2026. Kegiatan tersebut akan dilaksanakan di seluruh kampus UBSI dengan pusat kegiatan berada di BSI Convention Center (BSI Convex) Kaliabang.
“Jika ORMIK menjadi ruang bagi mahasiswa baru untuk mengenal dunia akademik dan beradaptasi dengan kehidupan kampus, SEMOT menjadi momentum untuk menguatkan semangat dan membangun keberanian mereka dalam menentukan langkah. Keduanya menjadi rangkaian yang saling melengkapi dalam mengawali perjalanan mahasiswa UBSI,” kata Adi.
Pada akhirnya, menjadi mahasiswa bukan hanya tentang mendapatkan kartu identitas baru atau duduk di ruang kuliah. Ada proses panjang untuk belajar mengenal diri, mencoba hal baru, membangun jejaring, menghadapi kegagalan, dan menemukan kemampuan yang mungkin sebelumnya tidak pernah disadari.
Melalui ORMIK UBSI 2026, mahasiswa baru diajak memulai proses tersebut dengan semangat “Bright, Spirit, Initiative”. Dari siswa menjadi mahasiswa, dari sekadar mengikuti menjadi berani mengambil inisiatif, perjalanan baru itu pun dimulai.

7 hours ago
13

















































