DPR Apresiasi Persiapan Cepat Kemenhaj untuk Haji 2026

1 hour ago 6

Komisi VIII DPR RI apresiasi gerak cepat Kemenhaj persiapkan haji 2026.

REPUBLIKA.CO.ID, TANGERANG, – Ketua Komisi VIII DPR RI Marwan Dasopang mengapresiasi langkah cepat Kementerian Haji dalam mempersiapkan penyelenggaraan ibadah haji 2026, khususnya terkait penerbitan visa jamaah yang telah rampung dan rencana distribusi kartu Nusuk sebelum keberangkatan. Hal ini disampaikan Marwan saat membuka Rapat Kerja Nasional Konsolidasi Penyelenggaraan Haji 1447 H/2026 M di Asrama Haji Cipondoh, Tangerang, Rabu malam.

Penerbitan visa yang sudah selesai seluruhnya dianggap sebagai capaian penting oleh Marwan. Selain itu, distribusi kartu Nusuk sebelum keberangkatan menjadi bagian dari upaya peningkatan layanan kepada jamaah. Marwan menekankan bahwa penyelenggaraan haji setiap tahun menghadapi dinamika berbeda, sehingga adaptasi yang kuat dari seluruh pemangku kepentingan sangat dibutuhkan.

“Tantangan haji itu sangat dinamis. Persoalan yang muncul tahun lalu belum tentu terjadi tahun ini. Karena itu, kita harus mampu mengidentifikasi potensi masalah sejak dini agar tidak berdampak pada pelayanan jamaah,” ujar Marwan.

Ia menyoroti pentingnya sinergi antar-kementerian dan lembaga untuk memastikan kualitas layanan haji tetap optimal. “Kementerian dan seluruh lembaga terkait harus bekerja bersama. Melayani jamaah haji dalam jumlah besar bukan perkara mudah, sehingga dibutuhkan koordinasi dan kolaborasi yang solid,” tambahnya.

Komisi VIII DPR RI berharap penyelenggaraan haji dapat dilakukan secara berkelanjutan tanpa adanya kesenjangan dalam prosesnya setiap tahun. Ia juga menekankan pentingnya penyesuaian anggaran dengan kebutuhan riil pelayanan jamaah, termasuk dalam menghadapi tantangan operasional seperti transportasi dan penerbangan. “Anggaran harus disesuaikan dengan kebutuhan layanan. Tantangan penerbangan dan aspek operasional lainnya harus diantisipasi dengan matang agar jamaah tetap terlayani dengan baik,” kata Marwan.

Sementara itu, Menteri Haji dan Umrah RI Mochamad Irfan Yusuf mengatakan Rakernas ini bertujuan untuk menyamakan visi menjelang keberangkatan jamaah gelombang pertama ke Tanah Suci pada 22 April 2026. Gus Irfan menegaskan dirinya tidak ingin catatan negatif dalam penyelenggaraan haji tahun lalu terulang kembali pada pelaksanaan tahun ini.

“Saya tekankan dengan sangat jelas, saya tidak ingin catatan-catatan negatif tahun lalu terulang kembali tahun ini,” tegasnya, merujuk pada beberapa masalah seperti terpisahnya anggota keluarga karena beda syarikah, keterlambatan pembagian kartu Nusuk, hingga masalah konsumsi.

Konten ini diolah dengan bantuan AI.

sumber : antara

Read Entire Article
Politics | | | |