Home > Nasional Sunday, 16 Nov 2025, 13:31 WIB
Cuaca menjadi faktor penentu jalannya operasi. Prakiraan menunjukkan potensi hujan dengan intensitas sedang hingga tinggi masih bisa terjadi hingga Minggu (16/11). Kondisi tersebut dikhawatirkan menghambat pergerakan tim dan meningkatkan risiko longs
Dok. BNPBBISNISTIME.COM, CILACAP – Operasi pencarian dan pertolongan (SAR) korban longsor di Desa Cibeunying, Kecamatan Majenang, Kabupaten Cilacap, kembali mencatat perkembangan signifikan pada Sabtu (15/11). Hingga pukul 18.00 WIB, tim SAR gabungan menemukan delapan jenazah serta dua potongan tubuh yang kemudian teridentifikasi sebagai satu korban.
Dengan temuan tersebut, total korban meninggal dunia kini berjumlah 11 orang. Rinciannya, dua korban ditemukan pada hari pertama, satu pada hari kedua, dan delapan korban pada hari ketiga. Sementara itu, 12 orang masih dinyatakan hilang dan terus dalam pencarian intensif.
520 Personel Dikerahkan, Pencarian Diperluas
Memasuki hari ketiga, sebanyak 520 personel gabungan dari Basarnas, BPBD, TNI, Polri, dan berbagai unsur relawan turun ke lokasi sejak pukul 07.30 WIB. Tim menyisir tiga dusun terdampak—Cibeunying, Cibuyut, dan Tarukahan—yang dibagi dalam lima sektor untuk mempercepat pencarian.
Sesuai evaluasi pada Jumat malam, operasi diperkuat dengan tambahan alat berat. Tujuh eskavator langsung beroperasi sejak pagi untuk membongkar material longsor setebal 2–8 meter. Deputi Penanganan Darurat BNPB, Mayjen TNI Budi Irawan, yang meninjau lokasi meminta penambahan empat unit lagi, sehingga total kebutuhan alat berat mencapai 12 unit.
“Alat berat harus bekerja 24 jam. Personel bisa bergantian, tetapi alat berat harus terus bergerak agar proses pencarian bisa dipercepat,” ujarnya.
19 Anjing Pelacak Perkuat Operasi
Operasi SAR juga diperkuat oleh 19 anjing pelacak (K9) dari Kantor SAR Semarang, Polda Jateng, dan sejumlah Polres. Mayoritas merupakan ras Belgian Malinois dan German Shepherd yang terlatih dalam pencarian jenazah (SAR cadaver).
Salah satu K9 dari Polres Temanggung bernama Buddy berhasil menemukan empat titik yang diduga lokasi korban. Hari ini Buddy bekerja bersama Jack D, K9 milik Polres Cilacap.
Cuaca Masih Jadi Tantangan
Cuaca menjadi faktor penentu jalannya operasi. Prakiraan menunjukkan potensi hujan dengan intensitas sedang hingga tinggi masih bisa terjadi hingga Minggu (16/11). Kondisi tersebut dikhawatirkan menghambat pergerakan tim dan meningkatkan risiko longsor susulan.
Beruntung, meski langit mendung, pencarian pada hari ketiga dapat berlangsung tanpa hujan. Operasi resmi dihentikan pada pukul 16.00 WIB.

2 months ago
25














































