Pemodal AS Jeffrey Epstein tampak dalam foto yang diambil untuk daftar pelaku kejahatan seksual di Divisi Layanan Peradilan Pidana Negara Bagian New York pada 28 Maret 2017.
REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA — Nama Jeffrey Epstein membuat heboh jagat dunia setelah dokumen elektroniknya dibuka melalui kesepakatan di Senat Amerika Serikat. Dokumen tersebut mengungkap jaringan Epstein, seorang pelaku kejahatan seksual terhadap anak di bawah umur, dengan figur ternama dari berbagai negara, termasuk Presiden AS Donald Trump dan Pangeran Andrew.
Seperti dikutip dari BBC News, Epstein ditemukan meninggal dunia di sel penjara New York pada 10 Agustus 2019, saat menunggu persidangan atas dakwaan perdagangan seks tanpa kemungkinan bebas dengan jaminan. Peristiwa itu terjadi lebih dari satu dekade setelah ia divonis bersalah karena meminta jasa prostitusi dari anak di bawah umur, yang membuatnya terdaftar sebagai pelaku kejahatan seksual.
Dalam perkara terakhirnya, Epstein dituduh mengoperasikan “jaringan besar” eksploitasi seksual terhadap anak perempuan di bawah umur. Ia mengaku tidak bersalah atas seluruh dakwaan tersebut.
Pada November 2025, DPR dan Senat Amerika Serikat secara mayoritas menyetujui Epstein Files Transparency Act. Tak lama berselang, Presiden Donald Trump menandatangani undang-undang tersebut, yang memerintahkan Departemen Kehakiman AS untuk membuka seluruh berkas penyelidikan pidana terkait Epstein paling lambat 19 Desember.
Sebagian dokumen dipublikasikan sesuai tenggat waktu, disusul rilis tambahan dalam beberapa pekan berikutnya. Namun, belum jelas apakah proses pengungkapan ini telah sepenuhnya selesai. Wakil Jaksa Agung Todd Blanche menyatakan, rilis pada 30 Januari menandai “akhir dari proses identifikasi dan peninjauan dokumen yang sangat komprehensif”.
Meski demikian, sejumlah aktivis dan politisi oposisi dari Partai Demokrat menilai Departemen Kehakiman masih menahan terlalu banyak dokumen tanpa alasan yang memadai.
Dokumen yang sejauh ini dibuka ke publik telah mengungkap berbagai sisi kehidupan mendiang finansier tersebut, termasuk lingkaran pergaulan elitenya.

2 hours ago
2















































