Pramono: Lebaran Betawi Jadi Kunci Persatuan dan Identitas Budaya Jakarta

13 hours ago 8

Penari usai mengisi acara perayaan Lebaran Tenabang 2025 di Tanah Abang, Jakarta, Ahad (27/4/2025). Perayaan Lebaran Tenabang 2025 menampilkan berbagai kesenian, makanan tradisional Betawi dan perlombaan serta bazar UMKM dengan mengusung tema Pusaka Budaya Pesona Tenabang

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung Wibowo menegaskan perayaan Lebaran Betawi 2026 memiliki peran strategis dalam memperkuat persatuan masyarakat sekaligus meneguhkan identitas budaya Jakarta sebagai kota global yang berakar kuat pada tradisi lokal.

"Lebaran Betawi menjadi momentum penting untuk mengingat kembali jati diri Jakarta. Budaya Betawi adalah identitas utama yang harus terus hidup dan berkembang di tengah perubahan zaman," kata Pramono dalam sambutan perayaan Lebaran Betawi 2026 di Lapangan Banteng, Jakarta Pusat, Sabtu (11/4/2026).

Dalam sambutannya, Pramono mengawali dengan ungkapan syukur atas terselenggaranya acara yang diinisiasi oleh Majelis Kaum Betawi bersama Bamus Betawi dan didukung berbagai pihak tersebut.

Dia menilai kolaborasi itu menjadi contoh nyata sinergi antara masyarakat, tokoh adat, dan pemerintah dalam menjaga warisan budaya di tengah pesatnya perkembangan kota metropolitan.

Menurut dia, Lebaran Betawi bukan sekadar agenda tahunan, melainkan ruang kebersamaan yang sarat makna sosial dan budaya. Tradisi itu, kata Pramono, menghadirkan kehangatan, mempererat silaturahim, serta memperkuat rasa persaudaraan antarwarga Jakarta yang berasal dari beragam latar belakang.

Selain itu, dia menjelaskan berbagai tradisi khas dalam Lebaran Betawi memiliki nilai filosofis yang mendalam. Tradisi saling memaafkan kepada orang tua dan para sesepuh mencerminkan penghormatan terhadap nilai kekeluargaan.

Sementara tradisi "ngider" atau berkeliling mengunjungi sanak saudara menjadi sarana mempererat hubungan kekeluargaan lintas generasi. Kemudian, ada pula tradisi nyorog atau mengantar makanan yang mencerminkan semangat berbagi dan kepedulian sosial yang telah lama mengakar dalam budaya Betawi.

sumber : Antara

Read Entire Article
Politics | | | |