Kepala LLDikti Wilayah III Jakarta, Henri Togar Hasiholan Tambunan.
REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA - Universitas Nusa Mandiri (UNM) menggelar prosesi wisuda ke-40 di Gedung Pewayangan Kautaman, Komplek TMII Jakarta Timur, Kamis (23/4/2026). Momentum ini menjadi penanda kesiapan para lulusan untuk terjun ke dunia profesional sebagai pribadi yang mandiri dan inovatif.
Kepala LLDikti Wilayah III Jakarta, Henri Togar Hasiholan Tambunan, menyebut angka 40 sebagai bukti kedewasaan sebuah institusi. Menurutnya, UNM telah menunjukkan konsistensi dalam menjaga mutu pendidikan di tengah perubahan zaman yang dinamis.
Ia memberikan apresiasi khusus terhadap transformasi UNM yang kini memantapkan identitas sebagai kampus digital bisnis. Visi tersebut dinilai sangat relevan dengan kebutuhan industri global saat ini.
"Visi menjadi lembaga unggul, mandiri, dan inovatif di bidang digital bisnis adalah jawaban yang tepat bagi tantangan masa kini. Apalagi, teknologi kini menjadi jantung pertumbuhan ekonomi dunia," ujar Henri dalam sambutannya.
Henri menekankan tantangan di dunia digital berkembang sangat cepat, bahkan dalam hitungan waktu yang singkat. Lulusan UNM diharapkan tidak hanya mengandalkan gelar, tetapi juga kemampuan mencari solusi.
Lulusan diminta untuk terus mengasah pola pikir mandiri agar mampu menciptakan peluang baru di tengah ketatnya persaingan. Perguruan tinggi pun didorong untuk terus menghasilkan dampak nyata melalui riset dan inovasi.
"Kita ingin setiap riset, setiap aplikasi, dan setiap lulusan memberikan dampak bagi efisiensi bisnis, pemberdayaan UMKM, hingga penguatan literasi digital," kata Henri.
Suasana khidmat sekaligus haru menyelimuti ruangan saat para wisudawan merayakan keberhasilan mereka bersama orang tua dan civitas akademika. Acara ini menjadi bentuk apresiasi bagi seluruh pihak yang telah mendukung perjalanan akademik para mahasiswa.
Melalui wisuda ini, UNM sebagai Kampus Digital Bisnis berkomitmen untuk terus mencetak sumber daya manusia yang kompeten di bidang teknologi dan bisnis. Gelar sarjana dipandang sebagai kunci pembuka jalan, namun semangat untuk terus belajar tetap menjadi modal utama dalam menghadapi masa depan yang penuh perubahan.

3 hours ago
6

















































