ASDP: Arus Balik di Pelabuhan Gilimanuk Mulai Meningkat

17 hours ago 2

Foto udara sejumlah kendaraan yang akan menyeberang ke Bali antre di Pelabuhan Ketapang, Banyuwangi, Jawa Timur, Ahad (30/3/2025). Pelabuhan Ketapang-gilimanuk mulai Minggu 30 maret pukul 06.00 WIB kembali beroperasi seperti biasa setelah sebelumnya pada 28 Maret 2025 ditutup untuk menghormati umat Hindu di Bali yang sedang merayakan Hari Raya Nyepi Tahun Baru Saka 1947.

REPUBLIKA.CO.ID, JEMBRANA  -- PT. ASDP Indonesia Ferry menyatakan arus balik pemudik dari Pulau Jawa ke Bali lewat Pelabuhan Ketapang, Jawa Timur menuju Pelabuhan Gilimanuk, Kabupaten Jembrana mulai meningkat.

Dalam siaran pers PT. ASDP Indonesia Ferry, Jumat menyebutkan pada H+1 total penumpang yang menyeberang dari Pelabuhan Ketapang, Kabupaten Banyuwangi, Jawa Timur menuju Pelabuhan Gilimanuk mencapai 37.943 orang.

"Jumlah itu meningkat 24,3 persen dibanding periode yang sama tahun lalu," kata Corporate Secretary PT ASDP Indonesia Ferry Shelvy Arifin.

Dia mengatakan untuk melayani jasa penyeberangan di Selat Bali pihaknya mengerahkan 32 unit armada kapal.

Secara umum dia mengatakan, dengan sistem keberangkatan pemudik yang terjadwal, untuk Hari Raya Idul Fitri tahun ini kepadatan di pelabuhan relatif lebih bisa ditekan. "Lewat pembelian tiket online, kedatangan pemudik di pelabuhan lebih terjadwal sehingga antisipasi pengaturan bisa dilakukan lebih baik," katanya.

Karena itu, sistem tersebut akan diterapkan saat arus balik, dengan penumpang menjadwalkan waktu keberangkatan saat membeli tiket kapal secara online.

Untuk menghindari semua kendaraan pemudik menumpuk ke arah pelabuhan, menurut dia, sudah disediakan lokasi-lokasi penampungan di Ketapang maupun Gilimanuk.

"Di seluruh pelabuhan diterapkan delaying sistem termasuk untuk penyeberangan Selat Bali. Di Ketapang sudah disiapkan sejumlah lokasi untuk menampung kendaraan, demikian juga di Gilimanuk," katanya.

Menurut dia, di wilayah Ketapang kendaraan penumpang diarahkan masuk ke Grand Watudodol dan dermaga Bulusan, sementara kendaraan barang diarahkan ke Lapangan Sepak Bola Areba dan Terminal Sritanjung.

sumber : Antara

Read Entire Article
Politics | | | |