REPUBLIKA.CO.ID,JAKARTA -- Banyak Muslim yang dilanda keraguan saat memiliki jadwal perawatan gigi di bulan suci. Perawatan gigi yang dimaksud seperti menambal gigi atau pun mencabut gigi.
Menambal gigi
Pertanyaan pun muncul, apakah pergi ke dokter gigi untuk penambalan gigi saat berpuasa bisa membatalkan puasa?
Dosen Senior dan ulama Islam di Institut Islam Toronto, Ontario, Kanada, Syekh Ahmad Kutty menegaskan, perawatan gigi pada dasarnya tidak membatalkan puasa.
“Perawatan gigi tidak membatalkan puasa. Hal itu tidak termasuk dalam kategori menikmati makanan, minuman, atau aktivitas seksual, yang harus kita hindari,” ujar Syekh Kutty dikutip dari Aboutislam, Sabtu (21/2/2026).
Menurut dia, tindakan seperti penambalan gigi bukanlah bentuk konsumsi yang disengaja. Karena itu, selama seseorang tidak dengan sengaja menelan sesuatu, puasanya tetap sah.
Meski demikian, sebagian ulama memandang tindakan tersebut sebaiknya dihindari jika tidak mendesak. Alasannya, ada potensi tertelannya air, obat kumur, atau serpihan gigi secara tidak sengaja selama prosedur berlangsung.
Dalam kondisi demikian, jika memungkinkan, janji temu dengan dokter gigi disarankan untuk ditunda hingga setelah Ramadhan, demi menghindari keraguan.
Namun, jika perawatan tersebut memang perlu dilakukan dan tidak ada kekhawatiran yang beralasan akan tertelannya air atau serpihan, maka tidak mengapa tetap menjalani prosedur tersebut. Bahkan jika tanpa sengaja ada sesuatu yang tertelan setelah berusaha maksimal untuk menghindarinya, hal itu tidak membatalkan puasa.
Prinsip kemudahan dalam syariat juga menjadi landasan. Dalam Alquran, Allah SWT berfirman dalam Surat Al-Baqarah ayat 185:
يُرِيْدُ اللّٰهُ بِكُمُ الْيُسْرَ وَلَا يُرِيْدُ بِكُمُ الْعُسْرَ
Artinya: "Allah menghendaki kemudahan bagimu dan tidak menghendaki kesukaran."
(QS Al-Baqarah [2]:185)
Ayat ini menjadi penegasan bahwa Islam tidak dimaksudkan untuk memberatkan umatnya. Karena itu, umat Islam yang membutuhkan perawatan medis, termasuk perawatan gigi, tidak perlu diliputi kecemasan berlebihan selama tetap berhati-hati dan tidak sengaja menelan sesuatu.
Dengan demikian, pergi ke dokter gigi untuk tambal gigi saat Ramadhan tidak otomatis membatalkan puasa, selama dilakukan dengan penuh kehati-hatian.
sumber : Dok Republika

3 hours ago
5















































