REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Putra Permana, yang dikenal dengan nama panggung Enau, kembali merilis single terbaru berjudul "Sesi Potret". Berkolaborasi dengan sang kakak, Ari Lesmana, lagu ini mengeksplorasi tentang rasa kehilangan mendalam atas kepergian seseorang dan perjuangan untuk mengikhlaskan.
Enau menceritakan lagu ini berangkat dari kegelisahan personal sebagai perantau. Menurutnya, seorang perantau sering kali menyimpan kerinduan dan kekhawatiran mendalam terhadap orang tua di kampung halaman.
"Lagu ini tentang kekhawatiran yang timbul setelah umur 30, apalagi saya merantau. Orang tua saya di Pekanbaru. Saya merasa waktu yang saya berikan untuk orangtua itu ternyata banyak kurangnya," kata Enau dalam acara hearing session di Jakarta Selatan, Rabu (28/1/2026).
Menurut Enau, lagu "Sesi Potret" juga banyak terinspirasi dari kisah orang-orang terdekatnya yang pernah kehilangan orang tua saat merantau. "Jadi manajerku belum lama ini juga kehilangan orang tuanya. Itu cukup banyak membuat aku mengerti gimana rasanya orang terkasih meninggal saat kita di rantauan," kata Enau.
Karenanya ia berharap lagu "Sesi Potret" bisa menjadi pengingat untuk tidak lupa pulang dan menemui orang tua selagi masih ada kesempatan. Bahkan jika tidak memungkinkan pulang, bisa menjaga komunikasi melalui ponsel.
"Lagu ini jadi pengingat bagi diri sendiri juga. Dan selagi masih lengkap, usahakan untuk bisa menyempatkan pulang. Seenggaknya sekarang teknologi sudah canggih, bisa video call, bisa nanya kabar lewat WhatsApp, nanya 'udah makan belum, apa kabar ayah, ibu'," kata dia.
Sementara itu, dalam proses penulisan, lagu "Sesi Potret" ditulis oleh Enau dan disempurnakan oleh Ari Lesmana. Ari berperan memperkuat bagian reff, khususnya pada bagian lirik "hanya papan dan namamu serta gengsi menyelimuti". Menurut Enau, bagian tersebut menggambarkan bagaimana rasa gengsi sering kali menjadi penghalang utama dalam mengekspresikan perhatian dan kasih sayang.
"Terkadang karena gengsi, kita jadi menunda-nunda untuk mengabari, menunda-nunda untuk mengunjungi orang tersayang," kata Enau.
Melalui "Sesi Potret", Enau berharap lagu ini dapat membuka hati pendengarnya agar lebih berani meluangkan waktu dan menurunkan gengsi demi orang-orang terkasih. Lagu ini telah dirilis di seluruh digital stream, adapun official music video akan dirilis pada 30 Januari 2026.
Debut solo Enau dimulai pada 22 November 2018, ketika ia merilis tiga single pembuka "Keringatku", "Negara Lucu", dan "Krisis Solusi". Pada November 2024, ia merilis alloum perdananya, "Lingkaran". Musiknya berakar pada kejujuran dengan unsur folk, sentuhan pop, dan kritik sosial.

2 hours ago
4















































