Terpapar Kabut Asap, Kualitas Udara Kota Jambi Masuk Kategori Tidak Sehat

3 hours ago 7

Kabut asap menyelimuti kawasan permukiman di tepian Sungai Batanghari, Jambi, Sabtu (29/8/2026). Kualitas udara Kota Jambi dilaporkan masuk kategori tidak sehat, sehingga masyarakat perlu mewaspadai paparan asap, terutama kelompok rentan. (FOTO : ANTARA FOTO/Wahdi Septiawan)

Warga menggunakan perahu dayung menyeberangi Sungai Batanghari yang diselimuti kabut asap. Asap mengurangi jarak pandang dan menjadi tanda dampak kebakaran mulai terasa di kawasan permukiman. Kebakaran di sejumlah lahan gambut Jambi masih ditangani tim gabungan dengan pemadaman darat dan upaya pendinginan untuk mencegah api kembali menyala. (FOTO : ANTARA FOTO/Wahdi Septiawan)

Kabut asap karhutla menyelimuti permukiman di Jambi. Masyarakat diimbau mengurangi aktivitas luar ruangan ketika kualitas udara memburuk dan menggunakan masker saat harus beraktivitas di luar. Pemantauan kualitas udara dan sebaran asap juga perlu dilakukan secara berkala. (FOTO : ANTARA FOTO/Wahdi Septiawan)

inline

REPUBLIKA.CO.ID, JAMBI -- Kabut asap kebakaran hutan dan lahan (karhutla) menyelimuti permukiman di tepian Sungai Batanghari, Jambi, Sabtu (29/8/2026). Kondisi ini terjadi ketika sejumlah wilayah di Jambi masih menghadapi karhutla, terutama di lahan gambut Muaro Jambi dan Tanjung Jabung Timur. Kualitas udara di Kota Jambi juga masuk kategori tidak sehat berdasarkan pemantauan ISPU.

Tim gabungan terus melakukan pemadaman dan pendinginan di sejumlah titik. Pemerintah juga memperkuat patroli, pemantauan titik panas, serta koordinasi dengan masyarakat untuk mencegah api meluas.

sumber : Antara Foto

Read Entire Article
Politics | | | |