Jelang Porprov Jateng, PLN Tingkatkan Kompetensi Pengelola Wisata Candirejo

1 hour ago 5

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA – Desa Wisata Candirejo, Jawa Tengah, memperkuat kesiapan pengelolaan destinasi wisata menjelang Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Jawa Tengah 2026. Penguatan dilakukan melalui peningkatan kompetensi pengelola, terutama dalam aspek keselamatan, pelayanan, dan pendampingan wisatawan.

Peningkatan kompetensi tersebut dilakukan melalui program Peningkatan Kompetensi Pengelolaan Wisata Candirejo (PETIR) yang mendapat dukungan PT PLN (Persero) Unit Induk Pusat Pengatur Beban Jawa, Madura, dan Bali (UIP2B Jamali) melalui Unit Pelaksana Pengatur Beban Jawa Tengah dan D.I. Yogyakarta (UP2B Jateng & DIY).

Program tersebut menyasar Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis) Desa Wisata Candirejo dan dilaksanakan di destinasi wisata arung jeram Pesona Garda. Pelatihan diberikan untuk meningkatkan kemampuan pengelola menghadapi kebutuhan wisata yang diperkirakan meningkat menjelang berbagai agenda di Jawa Tengah, termasuk Porprov Jawa Tengah 2026 pada Oktober mendatang.

General Manager PLN UIP2B Jamali Munawwar Furqan mengatakan kesiapan destinasi wisata tidak hanya ditentukan oleh potensi yang dimiliki, tetapi juga kemampuan sumber daya manusia dalam memberikan layanan yang aman dan profesional.

“Penguatan kompetensi pengelola menjadi bagian penting dalam memastikan potensi wisata Desa Candirejo dapat berkembang secara berkelanjutan. Kami berharap peningkatan kapasitas ini dapat mendukung kualitas dan keamanan layanan wisata sekaligus memberikan manfaat ekonomi bagi masyarakat sekitar,” ujar Munawwar dalam keterangannya, Senin (31/8/2026).

Dalam program tersebut, pengelola wisata Pesona Garda mendapatkan sejumlah materi, antara lain pelatihan dasar keselamatan air, pelatihan tour guide, pelatihan Ahli K3 Umum, serta pelatihan dan sertifikasi Pemandu Wisata Rafting yang bekerja sama dengan Lembaga Kursus dan Pelatihan (LKP) Three S Academy.

Manager PLN UP2B Jateng & DIY Rachmat Hidayat mengatakan peningkatan kompetensi tersebut diharapkan memperkuat kesiapan pengelola dalam memberikan pelayanan kepada pengunjung, terutama ketika aktivitas wisata meningkat selama penyelenggaraan Porprov Jawa Tengah 2026.

“Keselamatan dan kualitas pelayanan menjadi hal yang penting dalam pengelolaan wisata arung jeram. Melalui pelatihan dan sertifikasi ini, kami berharap para pengelola memiliki kompetensi yang semakin baik sehingga mampu memberikan rasa aman dan pengalaman wisata yang berkualitas bagi pengunjung,” ungkap Rachmat.

Ketua Pokdarwis Desa Wisata Candirejo Muhammad Zamroni mengatakan peningkatan kapasitas tersebut memberikan manfaat bagi masyarakat yang terlibat dalam pengelolaan destinasi wisata.

“Program ini sangat bermanfaat bagi kami, terutama dalam meningkatkan pemahaman mengenai keselamatan dan pelayanan wisata. Dengan adanya pelatihan dan sertifikasi, kami semakin siap mengelola wisata arung jeram Pesona Garda secara profesional dan aman, termasuk dalam menyambut Porprov Jawa Tengah 2026,” ujar Zamroni.

Peningkatan kompetensi pengelola menjadi salah satu persiapan Desa Wisata Candirejo menyambut peserta dan wisatawan selama Porprov Jawa Tengah 2026. Selain keselamatan, peningkatan kualitas sumber daya manusia diharapkan dapat memperkuat pengelolaan destinasi dan membuka peluang ekonomi bagi masyarakat melalui sektor pariwisata.

Read Entire Article
Politics | | | |