Robot Pendamping Keluarga Berbasis AI Tampil Perdana di WRC 2026

1 hour ago 5

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Robot pendamping keluarga berbasis embodied intelligence bernama Mobo diperkenalkan kepada publik dalam ajang World Robot Conference (WRC) 2026. Robot tersebut dirancang untuk berinteraksi dengan anggota keluarga, memahami lingkungan rumah, mengingat kebiasaan pengguna, hingga membantu sejumlah aktivitas sehari-hari.

Dalam penampilan perdananya, Mobo tidak hanya dipamerkan secara statis. Robot itu bergerak mengelilingi area pameran bersama Argos, robot anjing berkaki empat, serta memperagakan gerakan tari yang mengundang interaksi pengunjung, termasuk anak-anak.

Mobo dikembangkan oleh AiMOGA Robotics, perusahaan robotika berbasis kecerdasan buatan yang memiliki kerja sama strategis dengan Chery. Perusahaan menyebut robot tersebut dikembangkan sebagai pendamping rumah yang tidak hanya menerima perintah, tetapi juga mampu mengenali orang, memahami lingkungan, menganalisis situasi, dan menentukan tindakan.

Presiden AiMOGA Robotics Zhang Guibing mengatakan perusahaan berupaya memperluas pemanfaatan robot dari layanan publik menuju lingkungan rumah. Menurutnya, teknologi embodied intelligence perlu dikembangkan agar semakin mudah digunakan dan dapat dijangkau masyarakat.

“AiMOGA terus membangun pemahaman dan kepercayaan publik melalui penerapan robot dalam berbagai skenario layanan publik. Kami juga terus menyempurnakan produk dan mengembangkan robot cerdas untuk lingkungan rumah yang mudah digunakan dan terjangkau,” kata Zhang dalam keterangan tertulis yang diterima di Jakarta, Jumat (28/8/2026).

Ia mengatakan pengembangan tersebut diarahkan agar masyarakat semakin mudah mengenal dan menggunakan embodied intelligence. Teknologi kecerdasan buatan, menurutnya, diharapkan dapat menjadi bagian dari aktivitas sehari-hari, tidak hanya terbatas pada lingkungan industri atau fasilitas khusus.

Lingkungan rumah memiliki karakter yang berbeda dengan kawasan industri yang umumnya menggunakan proses terstruktur dan relatif tetap. Keberadaan penghuni, perubahan tata ruang, serta kebutuhan yang berbeda setiap waktu membuat robot rumah membutuhkan kemampuan beradaptasi lebih tinggi.

Untuk menjalankan fungsi tersebut, Mobo dibekali Vision Language Model (VLM) yang menggabungkan informasi visual dan audio. Teknologi itu digunakan untuk membantu robot mengenali objek, manusia, serta kondisi lingkungan di dalam rumah.

Robot juga menggunakan sistem perencanaan tugas berbasis agen. Perusahaan menyebut teknologi tersebut memungkinkan Mobo menguraikan kebutuhan pengguna menjadi sejumlah tugas sebelum menjalankannya secara mandiri.

Mobo turut memiliki kemampuan long-term memory atau memori jangka panjang. Fitur tersebut dirancang untuk menyimpan riwayat interaksi dan mempelajari preferensi anggota keluarga sehingga robot dapat semakin menyesuaikan diri dengan rutinitas rumah.

Kemampuan itu menjadi bagian dari upaya mengembangkan robot yang tidak hanya memahami satu instruksi. AiMOGA menargetkan robot dapat mempelajari pola aktivitas dan memahami dinamika yang berlangsung dalam sebuah keluarga.

Dalam penggunaan sehari-hari, Mobo disebut dapat membantu mengatur jadwal, merencanakan kegiatan, serta memberikan pengingat. Robot juga dapat mengingatkan anggota keluarga untuk meminum obat maupun membantu pengguna memantau kondisi rumah dari jarak jauh melalui aplikasi.

Untuk lansia, robot tersebut diarahkan menjadi pendamping yang dapat diajak berinteraksi dan memberikan pengingat kegiatan sehari-hari. Sementara bagi anak-anak, Mobo menawarkan interaksi berbasis bahasa, pembelajaran, serta hiburan interaktif.

sumber : Antara

Read Entire Article
Politics | | | |