Warga Palestina di Mesir Berduyun-duyun Mulai Kembali ke Gaza

2 hours ago 2

Warga Palestina tiba di Rumah Sakit Nasser di Khan Younis, di selatan Jalur Gaza, melalui penyeberangan Rafah, ditemani oleh personel Organisasi Kesehatan Dunia (WHO), 2 Februari 2026.

REPUBLIKA.CO.ID, GAZA -- Warga Palestina berduyun-duyun mulai kembali ke Jalur Gaza, dengan warga yang ikut serta dalam gelombang kedua pemulangan tiba di titik penyeberangan Rafah pada Selasa (3/2/2026) untuk menjalani prosedur lintas batas. Menurut laporan media Mesir, Al Qahera News, warga Palestina tersebut pulang ke Gaza setelah menerima perawatan medis dan kesehatan di rumah sakit Mesir.

Laporan tersebut menyampaikan bahwa mereka yang pulang perlu menyelesaikan prosedur administrasi di titik penyeberangan Rafah sebelum dapat kembali memasuki Gaza. Kepulangan tersebut dilakukan sehari setelah titik penyeberangan Rafah dibuka sebagian pada Senin (2/2/2026) waktu setempat.

Sementara itu, media Zionis Israel melaporkan bahwa sejumlah 50 warga Palestina diperkirakan akan memasuki Gaza, sementara sekitar 150 orang beserta pendamping mereka dijadwalkan keluar dari Gaza untuk menerima pengobatan medis di Mesir. Otoritas kesehatan Gaza turut memperkirakan ada hampir 22.000 pasien di Gaza yang menunggu pembukaan perbatasan Rafah secara penuh.

Titik perbatasan Rafah, yang sangat penting untuk penyaluran bantuan kemanusiaan ke Gaza, dikuasai Israel pada Mei 2024, sekitar sembilan bulan setelah pasukan Zionis melancarkan serangan militer besar-besaran yang brutal ke wilayah kantong tersebut. Agresi tersebut telah menewaskan lebih dari 71.000 orang dan melukai lebih dari 171.000 orang lainnya sejak Oktober 2023.

Titik perbatasan Rafah seyogianya dibuka pada Oktober 2025, sebagaimana tahap pertama gencatan senjata yang disepakati. Namun, pihak Zionis menolak membukanya hingga mereka menerima jasad terakhir sandera Israel di Gaza, yang diserahterimakan pekan lalu.

Meski saat ini gencatan senjata masih berlangsung, militer Zionis Israel tetap tak berhenti menyerang Gaza. Menurut kantor media Gaza, 524 warga Gaza tewas dan 1.360 lainnya terluka akibat serangan Israel sejak 10 Oktober 2025.

sumber : Antara, Anadolu, Sputnik

Read Entire Article
Politics | | | |