11 Proposal Dosen UNM Tembus BESTARI Saintek 2026, Perkuat Riset Inovasi Digital

3 hours ago 4

Dosen UNM berpartisipasi aktif dalam BESTARI Saintek 2026, terdapat 11 proposal berhasil diajukan pada program hibah tersebut.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA – Program Hibah BESTARI Saintek Tahun 2026 menjadi wadah strategis bagi dosen Universitas Nusa Mandiri (UNM) sebagai Kampus Digital Bisnis untuk mengaktualisasikan kompetensi akademik melalui riset terapan dan pengabdian berbasis inovasi teknologi.

Sebanyak 11 proposal dosen berhasil diajukan dalam skema BESTARI Saintek 2026 dengan pendekatan multidisiplin, melibatkan dosen dari bidang informatika, sistem informasi, manajemen, serta kolaborasi eksternal di sektor kesehatan, teknik, hingga komunikasi.

Capaian ini mencerminkan budaya akademik UNM yang kolaboratif, adaptif, dan responsif terhadap tantangan pembangunan berbasis teknologi.

Wakil Rektor I Bidang Akademik UNM, Nita Merlina menegaskan, proses pengajuan hibah memiliki nilai strategis bagi penguatan kapasitas dosen dan institusi.

“Bagi dosen, Program BESTARI Saintek 2026 bukan sekadar soal pendanaan tetapi proses pembelajaran akademik yang penting untuk penguatan metodologi riset, kolaborasi lintas disiplin, serta peningkatan kualitas luaran tridarma,” tegasnya dalam rilis yang diterima, Selasa (27/1/2026).

Ia menambahkan, partisipasi aktif dosen dalam hibah nasional juga menjadi indikator kesiapan UNM dalam membangun ekosistem riset yang produktif dan berdampak.

“Melalui keterlibatan pada Program BESTARI Saintek 2026, UNM menegaskan komitmennya dalam mendorong riset terapan yang relevan dengan kebutuhan masyarakat dan industri, sekaligus memperkuat reputasi akademik di tingkat nasional,” paparnya.

UNM optimistis, hasil riset dan pengabdian yang dihasilkan dari program ini tidak hanya memperkaya publikasi ilmiah, juga menghadirkan solusi inovatif berbasis teknologi yang dapat diimplementasikan secara nyata.

Read Entire Article
Politics | | | |