DPRD Jabar Desak Political Will Kuat Selamatkan Burung Ekek Keling Sunda yang Kritis

1 hour ago 5

REPUBLIKA.CO.ID, BANDUNG, – Anggota DPRD Jawa Barat, Daddy Rohanady, menegaskan perlunya kehendak politik atau political will yang kuat untuk melindungi burung Ekek Keling Sunda (Cissa Thalassina) yang statusnya kini kritis. Ia berkomitmen membawa isu penyelamatan burung endemik Jabar ini ke forum legislatif.

Daddy menyatakan keprihatinannya terhadap kondisi kritis burung tersebut. Ia berharap dengan disuarakannya isu ini di tingkat legislatif, akan muncul lebih banyak kepedulian dan kebijakan produktif untuk usaha penyelamatan.

"Tentu saja ini banyak pihak dari lingkungan mungkin Dinas Lingkungan Hidup dan ada juga bersinggungan dengan Komisi 2 yang membidangi konservasi. Saya akan coba suarakan ini di forum, nah tinggal nanti political will-nya yang dibutuhkan cukup besar itu seperti apa," kata Daddy kepada ANTARA di Bandung, Jumat.

Dengan langkahnya tersebut, Daddy juga mendorong berbagai pihak termasuk media untuk menjadi penyambung lidah. Tujuannya agar semakin banyak pihak yang peduli terhadap isu ini, sehingga kehendak politik untuk menyelamatkan burung tersebut semakin besar.

Dorong Pemda untuk Jaga Habitat

Daddy berharap pemerintah provinsi dan kabupaten/kota, terutama daerah yang merupakan habitat burung tersebut atau yang berpotensi menjadi habitat baru, dapat mengambil peran aktif. "Beberapa daerah kabupaten saya kira masih berpotensi sebagai habitat mereka untuk kemudian mari kita coba," ucapnya.

Dalam kesempatan itu, ia mengapresiasi langkah Taman Safari Indonesia yang telah berupaya melakukan penangkaran dan merencanakan pelepasliaran empat ekor koleksinya. Menurut anggota Komisi 4 DPRD Jawa Barat itu, dibutuhkan usaha keras banyak pihak dalam usaha menyelamatkan hewan endemik Jawa Barat ini.

"Bersyukur ada yang peduli seperti Taman Safari. Kita butuh Toni Sumampaw lainnya yang peduli pada Ekek yang kita cintai. Saya harap kawan media tetap menyuarakan, saya satu dari 120 anggota DPRD akan ikhtiarkan juga, mudah-mudahan utamanya Komisi 2 yang membidangi konservasi juga ikut, karena harus dibangun juga kepedulian ini," tutur dia.

Populasi di Alam Liar Sangat Kritis

Diketahui, Ekek Keling Sunda merupakan burung yang hidup di kawasan hutan dataran tinggi, terutama hutan montane dan submontane pada ketinggian sekitar 500 hingga 2.000 meter di atas permukaan laut. Burung endemik Jawa Barat ini diinformasikan hanya tersisa antara 25-250 ekor di alam liar.

Kondisi tersebut menyebabkan burung ini kini berstatus Kritis atau Critically Endangered dalam daftar International Union for Conservation of Nature (IUCN). Hilangnya habitat akibat penebangan hutan secara liar menjadi salah satu ancaman. Namun, dalam satu dekade terakhir, perburuan untuk diperdagangkan dan dijadikan burung kicau master atau pengajar justru menjadi ancaman utama bagi keberlangsungan populasinya.

Konten ini diolah dengan bantuan AI.

sumber : antara

Read Entire Article
Politics | | | |