REPUBLIKA.CO.ID, BANJARMASIN, – Ikatan Alumni Universitas Airlangga (Ika Unair) Wilayah Kalimantan Selatan bersama Jaksa IKA (Jaki) memberikan edukasi hukum kepada pelajar SMAN 7 Banjarmasin, Jumat. Kegiatan bertajuk Jaki Masuk Sekolah ini menyasar isu krusial seperti perundungan, kesehatan mental, pencegahan penyalahgunaan narkoba, serta kekerasan seksual pada anak.
Ketua Ika Unair Wilayah Kalsel, Ellyana Trisya Hasnuryadi, menyatakan bahwa kegiatan ini merupakan wujud pengabdian dan kepedulian alumni terhadap generasi muda. Ia menekankan pentingnya membekali pelajar dengan pemahaman hukum di tengah berbagai tantangan yang mereka hadapi.
“Alhamdulillah, hari ini kami dari Ika Unair Kalsel bekerja sama dengan Kejaksaan untuk masuk ke sekolah-sekolah. Kali ini kami hadir di SMAN 7 Banjarmasin untuk memberikan edukasi kepada para siswa mengenai berbagai persoalan hukum yang dekat dengan kehidupan mereka, seperti perundungan dan penyalahgunaan narkoba,” katanya.
Pentingnya Dukungan Kesehatan Mental
Ellyana menyoroti bahwa edukasi semacam ini sangat vital karena anak-anak dan remaja menghadapi tekanan dari berbagai arah, termasuk lingkungan pertemanan, sekolah, dan media sosial. Ia secara khusus menekankan perhatian terhadap kesehatan mental para pelajar.
Menurutnya, siswa yang mengalami tekanan, kecemasan, atau kondisi yang mengarah pada depresi memerlukan dukungan dan pendampingan yang tepat. Dalam kegiatan ini, Ika Unair juga menghadirkan seorang psikolog untuk memberikan pemahaman mendalam mengenai kesehatan mental kepada para siswa.
“Berbicara kepada orang tua, guru, sahabat yang dipercaya, maupun tenaga profesional merupakan langkah yang tepat dan bijaksana ketika membutuhkan bantuan,” tuturnya.
Antusiasme Siswa dan Bahaya Narkoba
Kegiatan ini mendapat respons positif dari para pelajar. Ellyana mengungkapkan antusiasme tinggi terlihat dari interaksi siswa selama penyampaian materi. Ia berharap kegiatan serupa dapat terus dilanjutkan untuk memberikan manfaat yang lebih luas.
Selain perundungan dan kesehatan mental, Ellyana mengingatkan para pelajar untuk menjauhi narkoba. Ia menegaskan agar siswa tidak pernah mencoba barang haram tersebut hanya karena rasa penasaran, ajakan teman, atau tekanan lingkungan pergaulan.
“Jangan pernah mencoba narkoba hanya karena penasaran atau ajakan teman. Satu keputusan yang keliru dapat membawa dampak panjang terhadap kesehatan, pendidikan, keluarga, bahkan masa depan. Karena itu, kita harus bersama-sama menjaga anak-anak kita,” tegasnya.
Ellyana menambahkan, upaya menciptakan lingkungan pendidikan yang aman dan sehat membutuhkan keterlibatan berbagai pihak, mulai dari sekolah, guru, orang tua, pemerintah, aparat penegak hukum, alumni, hingga para siswa itu sendiri. Melalui kegiatan ini, Ika Unair Kalsel mengajak semua pihak untuk bergerak bersama menciptakan lingkungan yang mendukung tumbuh kembang generasi muda.
Konten ini diolah dengan bantuan AI.
sumber : antara

1 hour ago
5
















































