Dukung Ekspor Beras ke Saudi, Bulog Tegaskan Stok Nasional Aman

3 hours ago 4

Sinergi lintas kementerian diperkuat demi kemandirian pangan haji nasional.

Rep: Frederikus Dominggus Bata,Frederikus Dominggus Bata,Fernan Rahadi/ Red: Gita Amanda

Bulog siapkan pasokan dukung ekspor beras ke Arab Saudi.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Perum Bulog memastikan kesiapan mendukung rencana ekspor beras ke Arab Saudi tanpa mengganggu ketersediaan stok nasional. Kesiapan tersebut mencakup pengelolaan cadangan beras pemerintah, pemenuhan kebutuhan konsumsi jamaah haji Indonesia, serta penjaminan mutu beras premium sesuai standar internasional.

Kesiapan itu dibahas dalam rapat bersama Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) serta Kementerian Pertanian (Kementan) di Jakarta, Senin (26/1/2026). Rapat tersebut membahas skema pemenuhan beras bagi jamaah haji Indonesia sekaligus peluang ekspor ke Arab Saudi secara terukur.

Direktur Utama Bulog Letjen TNI (Purn) Ahmad Rizal Ramdhani menyampaikan kesiapan Bulog ditopang oleh ketersediaan stok dan sistem logistik yang telah teruji.

“Bulog siap mendukung kebijakan pemerintah dalam penyediaan beras berkualitas untuk konsumsi jamaah haji Indonesia di Arab Saudi. Dari sisi stok dan logistik, kami memiliki pengalaman serta infrastruktur untuk memastikan pasokan tepat jumlah, mutu, dan waktu,” ujarnya di Jakarta, Selasa (27/1/2026).

Bulog menyiapkan segmen beras premium yang memenuhi standar konsumsi haji. Pengelolaan stok dilakukan dengan perhitungan kebutuhan yang ketat agar rencana ekspor dapat berjalan seiring dengan pengamanan pasokan dalam negeri.

Bulog menyiapkan beras dengan tingkat pecahan maksimal 5 persen sesuai standar mutu yang ditetapkan. Penyiapan pasokan dilakukan sejak dini untuk memastikan kesinambungan distribusi dan kualitas produk hingga titik konsumsi di Arab Saudi.

Kementerian Pertanian mendukung rencana tersebut melalui penguatan kebijakan dan regulasi. Dukungan mencakup fasilitasi perizinan, pemenuhan persyaratan teknis, serta pengawalan daya saing harga beras produksi dalam negeri di pasar internasional. Sinergi antarlembaga ini diarahkan untuk menjaga keseimbangan antara kepentingan ekspor dan ketahanan pangan nasional.

Read Entire Article
Politics | | | |