Jalani Uji Kelayakan Deputi Gubernur BI, Thomas Djiwandono Klarifikasi Status di Gerindra

2 hours ago 2

Calon Deputi Gubernur Bank Indonesia (BI) yang juga Wakil Menteri Keuangan Thomas Djiwandono mengikuti uji kelayakan dan kepatutan atau fit and proper test calon Deputi Gubernur Bank Indonesia di ruang Komisi XI DPR, Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Senin (26/1/2026).

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA – Thomas Djiwandono menyampaikan klarifikasi tidak lagi menjabat sebagai Bendahara Umum (Bendum) Partai Gerindra, bahkan tidak lagi menjadi anggota Partai Gerindra. Klarifikasi tersebut disampaikan saat ia menjalani fit and proper test sebagai calon Deputi Gubernur Bank Indonesia (BI) di Kompleks DPR RI, Senin (26/1/2026).

“Saya klarifikasi paling dini adalah pertanyaan apakah saya masih menjabat sebagai Bendum Gerindra. Jawabannya, tidak. Sejak bulan Maret 2025 sebenarnya dimana saya meminta izin juga karena waktu itu masih di Kemenkeu,” kata Thomas di hadapan para anggota Komisi XI di Kompleks DPR RI, Jakarta, Senin (26/1/2026).

Thomas, atau yang kerap disapa Tommy, mengungkapkan saat mengundurkan diri sebagai Bendum Partai Gerindra, ia turut menyampaikan posisi tersebut telah ia geluti selama belasan tahun. Ia mengaku regenerasi sudah diperlukan. Hal itu pula yang menguatkan permintaan pengunduran dirinya sebagai Bendum partai yang dipimpin Prabowo Subianto tersebut.

Tak hanya mengundurkan diri sebagai Bendum Partai Gerindra, Thomas dalam kesempatan itu juga mengungkapkan tidak lagi menjadi anggota Partai Gerindra. Hal itu seiring dengan proses pencalonan dirinya dalam bursa pemilihan Deputi Gubernur BI untuk menggantikan posisi Juda Agung.

“Menambahkan, saya juga bukan anggota Gerindra per 31 Desember 2025, dan ini adalah komitmen saya terhadap independensi Bank Indonesia, tapi yang kedua adalah rasa profesionalisme saya,” ungkapnya.

Read Entire Article
Politics | | | |