Kuliah Doang Gak Cukup, Ini Skill yang Bikin Gen Z Dilirik HRD

3 hours ago 4

REPUBLIKA.CO.ID, TASIKMALAYA -- Di tengah persaingan dunia kerja yang makin ketat, IPK tinggi aja sekarang gak lagi jadi jaminan. Banyak HRD justru lebih melirik lulusan yang punya kombinasi skill lengkap.

Jadi, bukan cuma pintar secara akademik, tapi juga siap kerja secara mental dan sikap. Intinya, kuliah doang gak cukup. Realitasnya memang, dunia kerja hari ini butuh anak muda yang adaptif, komunikatif, dan bisa kerja bareng tim.

Skill teknis alias hard skill memang penting, tapi tanpa soft skill, peluang dilirik HRD bisa langsung melorot. Makanya, penguatan dua skill ini jadi modal wajib buat Gen Z yang pengin cepat dapet kerja atau bahkan bikin peluang sendiri.

Melihat tantangan itu, Universitas Bina Sarana Informatika (UBSI) kampus Tasikmalaya lewat BSI Career Center (BCC) terus mendorong mahasiswa buat upgrade diri sejak masih kuliah.

Fokusnya jelas, membekali mahasiswa dengan hard skill yang relevan dengan kebutuhan industri sekaligus soft skill yang sering jadi penentu lolos atau enggaknya di tahap interview.

Hard skill yang diasah bukan cuma soal teori di kelas, juga skill praktis yang kepake di dunia kerja. Sementara soft skill seperti komunikasi, kerja tim, kepemimpinan, etika kerja, sampai critical thinking jadi bekal penting biar mahasiswa gak kaget pas terjun ke dunia profesional.

Koordinator BSI Career Center (BCC) UBSI kampus Tasikmalaya, Dini Silvi Purnia, bilang kalau tantangan kerja sekarang gak bisa dihadapi dengan satu skill aja.

“Mahasiswa perlu dipersiapkan sejak dini agar punya keseimbangan antara hard skill dan soft skill. Keduanya jadi kunci buat bangun kepercayaan diri, ningkatin daya saing, dan bikin lulusan lebih cepat adaptasi di dunia kerja,” kata Dini dalam keterangan rilis, Selasa (27/1/2026).

Lewat berbagai program seperti seminar karier, workshop pengembangan diri, pelatihan kesiapan kerja, sampai pendampingan karier, mahasiswa diajak buat lebih peka sama potensi diri dan peluang kerja yang sesuai passion.

Bukan cuma nunggu lulus, tapi aktif nyiapin masa depan dari sekarang. Langkah ini jadi bagian dari upaya UBSI sebagai Kampus Digital Kreatif yang telah terakreditasi Unggul, dalam mencetak lulusan yang gak cuma “lulus”, tapi juga siap tempur di dunia kerja.

Harapannya, mahasiswa bisa jadi generasi yang unggul, berkarakter, dan punya nilai jual tinggi baik sebagai profesional maupun pencipta peluang karier baru.

So, buat Gen Z yang masih mikir “yang penting kuliah”, mungkin sekarang saatnya upgrade mindset. Karena di mata HRD, skill + attitude jauh lebih seksi daripada nilai doang.

Buat Gen Z yang gak mau cuma lulus terus bingung cari arah, UBSI jadi tempat yang pas buat mulai nyiapin masa depan sejak sekarang. Lewat dukungan BCC, mahasiswa UBSI gak cuma dibekali teori, tapi juga skill nyata yang dicari industri.

Jadi, kalau mau kuliah yang relevan, adaptif, dan bikin kamu selangkah lebih dekat ke dunia kerja, sekarang waktunya gabung dan tumbuh bareng UBSI kampus Tasikmalaya. Kuliah…? BSI Aja!!

Read Entire Article
Politics | | | |